FAKTOR-FAKTOR BERHUBUNGAN DENGAN NYERI SENDI WANITA PRALANSIA YANG BEROBAT DI PUSKESMAS MANDOR

Kustina, Kustina (2024) FAKTOR-FAKTOR BERHUBUNGAN DENGAN NYERI SENDI WANITA PRALANSIA YANG BEROBAT DI PUSKESMAS MANDOR. (Skripsi) Thesis, Stikes Yarsi Pontianak.

[thumbnail of COVER LENGKAP.pdf] Text
COVER LENGKAP.pdf - Published Version

Download (187kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf - Published Version

Download (154kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf - Published Version

Download (166kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (133kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (199kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (176kB)
[thumbnail of BAB VI.pdf] Text
BAB VI.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (65kB)
[thumbnail of DAFPUS.pdf] Text
DAFPUS.pdf - Published Version

Download (136kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (380kB)
[thumbnail of LEMBAR KONSUL.pdf] Text
LEMBAR KONSUL.pdf - Published Version

Download (148kB)
[thumbnail of Skripsi KUSTIANA (Rev 1).pdf] Text
Skripsi KUSTIANA (Rev 1).pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (652kB)

Abstract

Latar Belakang: Nyeri muskuloskeletal (nyeri sendi) kronis (khususnya, nyeri punggung bawah) merupakan kontributor utama kecacatan di seluruh dunia. Kondisi lanjut usia (lansia) adalah kondisi yang hampir tidak bisa dihindari dalam kehidupan manusia. Dari kondisi tersebut lansia dapat mengalami beberapa gangguan sendi berupa nyeri dan kekakuan. Nyeri yang muncul cuma sesingkat pasti saja tidak sampai ganggu aktivitas hidup. Namun nyeri yang mencuat berkesinambungan bisa membuat frustasi pada pengidap, sebab membatasi kegiatan baik dalam kaitannya mencari rezeki, rutinitas, ataupun tamasya. Nyeri sendi dapat mengakibatkan kekakuan pada sendi jika tidak dilakukan perawatan sesegera mungkin. Untuk itu sangat diperlukan upaya promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif yang memperhatikan aspek fisik, psikis, sosial dan lingkungan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor berhubungan dengan nyeri sendi wanita pralansia yang berobat di Puskesmas Mandor. Metode Penelitian: Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain deskriptif analitik terhadap 59 wanita pralansia dengan nyeri sendi yang berobat di Puskesmas Mandor. Hasil Penelitian: Hasil uji chi-squere didapatkan bahwa ada hubungan riwayat penggunaan kontrasepsi oral dengan nyeri sendi p-value = 0,017, ada hubungan aktivitas fisik dengan nyeri sendi p-value = 0,005 dan ada hubungan riwayat merokok dengan nyeri sendi p-value = 0,006. Kesimpulan: Ada hubungan yang signifikan antara faktor (riwayat penggunaan kontrasepsi oral, aktivitas fisik dan merokok) dengan nyeri sendi wanita pralansia yang berobat di Puskesmas Mandor dengan nilai p-Value < 0,05. Harapanya tenaga kesehatan agar lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, pemberian informasi melalui konseling atau penyuluhan kepada wanita pralansia yang akan mengalami menopause tentang tanda-tanda menopause, dampak baik secara psikilogis maupun fisik sehingga masyarakat menjadi lebih paham tentang menopause. Kata Kunci: Faktor nyeri sendi, Wanita Pralansia Daftar Pustaka: 49 (2011-2023)

Item Type: Article
Subjects: A General Works > AI Indexes (General)
Depositing User: Administrator Stikes Yarsi
Date Deposited: 28 Jan 2026 06:50
Last Modified: 28 Jan 2026 06:50
URI: https://eprints.stikesyarsi-pontianak.ac.id/id/eprint/232

Actions (login required)

View Item
View Item