Khasanah, Ulfatul (2025) ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY. N YANG MENGALAMI HIPERTENSI DENGAN MASALAH KEPERAWATAN NYERI AKUT DI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS BANJAR SERASAN. (KIA) Thesis, Stikes Yarsi Pontianak.
cover, persetujuan dll.pdf - Published Version
Download (312kB)
BAB I.pdf - Published Version
Download (127kB)
BAB II.pdf - Published Version
Download (592kB)
BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (158kB)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (707kB)
BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (98kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Download (108kB)
Lembar Konsultasi.pdf - Published Version
Download (838kB)
LAMPIRAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
KTI_ULFA_REVISI_21-08-2025.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
Abstract
Latar Belakang: Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang sering disebut silent killer karena tidak menimbulkan gejala spesifik, namun dapat menimbulkan komplikasi berat seperti stroke, penyakit jantung, dan gagal ginjal. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Pontianak (2023), wilayah kerja UPT Puskesmas Banjar Serasan memiliki jumlah penderita hipertensi mencapai 3.235 kasus dengan 42,8% di antaranya telah mendapatkan pelayanan kesehatan. Salah satu keluhan utama yang dialami penderita hipertensi adalah nyeri akut pada bagian kepala dan tengkuk akibat peningkatan tekanan darah. Penanganan nyeri dapat dilakukan dengan kombinasi terapi farmakologis dan nonfarmakologis, salah satunya dengan relaksasi otot progresif. Tujuan Penelitian: Melaksanakan asuhan keperawatan pada Ny. N yang mengalami hipertensi dengan masalah keperawatan nyeri akut di wilayah kerja UPT Puskesmas Banjar Serasan. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif melalui pendekatan studi kasus dengan tahapan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosa keperawatan, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Intervensi dilakukan selama tiga hari dengan menerapkan teknik relaksasi otot progresif sebagai tindakan nonfarmakologis. Hasil: Setelah dilakukan intervensi keperawatan, Ny. N menunjukkan penurunan intensitas nyeri dari skala 6 menjadi lebih ringan, tekanan darah menurun secara bertahap, pasien tampak lebih tenang, dan dapat beristirahat dengan lebih baik. Pasien juga menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai manajemen hipertensi dan kepatuhan terhadap terapi yang diberikan. Pembahasan: Relaksasi otot progresif terbukti efektif membantu menurunkan intensitas nyeri dan tekanan darah pada pasien hipertensi. Intervensi ini juga mendukung peningkatan kenyamanan dan kualitas tidur pasien. Hasil penelitian sejalan dengan teori Potter & Perry (2017) serta Smeltzer & Bare (2013) yang menyatakan bahwa pengendalian nyeri dan perbaikan sirkulasi darah dapat meningkatkan kualitas hidup pasien hipertensi.
Kata Kunci: Hipertensi, Nyeri Akut, Relaksasi Otot Progresif, Asuhan Keperawatan.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | A General Works > AI Indexes (General) R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RT Nursing |
| Depositing User: | Administrator Stikes Yarsi |
| Date Deposited: | 29 Dec 2025 09:42 |
| Last Modified: | 29 Dec 2025 09:42 |
| URI: | https://eprints.stikesyarsi-pontianak.ac.id/id/eprint/96 |
