Magdalena, Maria (2025) HUBUNGAN MEROKOK DAN AKTIFITAS FISIK DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA PRA LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SEBANGKI KECAMATAN SEBANGKI. (Skripsi) Thesis, Stikes Yarsi Pontianak.
3. COVER, PERSETUJUAN, PENGESAHAN, KATA PENGANTAR, ABSTRAK, DAFTAR ISI, DAFTAR SKEMA, DAFTAR TABEL, DAFTAR LAMPIRAN.pdf - Published Version
Download (752kB)
5. BAB 1.pdf - Published Version
Download (202kB)
6. BAB 2.pdf - Published Version
Download (400kB)
7. BAB 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (120kB)
8. BAB 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (366kB)
9. BAB 5.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (374kB)
10. BAB 6.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (78kB)
11. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Download (127kB)
12. LEMBAR KONSULTASI.pdf - Published Version
Download (131kB)
13. LAMPIRAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
14. FILE LENGKAP TUGAS AKHIR.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Latar belakang: Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan utama yang sering terjadi pada pra lansia, dan faktor gaya hidup seperti merokok serta aktivitas fisik memiliki pengaruh signifikan terhadap kejadian hipertensi. Merokok diketahui dapat meningkatkan tekanan darah, sementara aktivitas fisik berperan dalam menjaga tekanan darah tetap stabil. Namun, hubungan antara kedua faktor tersebut dengan kejadian hipertensi pada kelompok pra lansia masih perlu diteliti lebih lanjut. Tujuan penelitian: untuk menganalisis hubungan antara kebiasaan merokok dan tingkat aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi pada kelompok pra lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Sebangki Kecamatan Sebangki. Metode Penelitian: menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan melibatkan 80 partisipan pra lansia (usia 45-59 tahun) yang dipilih secara acak dari beberapa desa di wilayah kerja kecamatan sebangki. Data dikumpulkan melalui kuesioner terkait kebiasaan merokok dan tingkat aktivitas fisik, serta pemeriksaan tekanan darah. Analisis statistik dilakukan menggunakan uji analisis regresi untuk menentukan hubungan antara variabel bebas (merokok dan aktivitas fisik) dengan variabel terikat kejadian hipertensi. Hasil penelitian: Hasil Penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara kebiasaan merokok dengan kejadian hipertensi pada pra lansia (p<0,05). Partisipan yang merokok memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami hipertensi dibandingkan dengan yang tidak merokok. Sebaliknya, tingkat aktivitas fisik yang lebih tinggi terkait dengan penurunan risiko hipertensi secara signifikan (p<0,05). Merokok dan rendahnya aktivitas fisik secara signifikan berhubungan dengan peningkatan kejadian hipertensi pada pra lansia. Kesimpulan: Ada hubungan yang bermakna antara merokok dan aktifitas fisik dengan kejadian hipertensi pada pra lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Sebangki Kecamatan Sebangki, Kabupaten Landak.
Kata Kunci: Merokok, Aktifitas Fisik, Kejadian Hipertensi Pra Lansia
Daftar Pustaka: 35 (2014-2024)
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | A General Works > AI Indexes (General) R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RT Nursing |
| Depositing User: | Administrator Stikes Yarsi |
| Date Deposited: | 29 Dec 2025 09:22 |
| Last Modified: | 29 Dec 2025 09:22 |
| URI: | https://eprints.stikesyarsi-pontianak.ac.id/id/eprint/93 |
