Eko Trisbiantoro, Bambang ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY. R DENGAN PENERAPAN PEREGANGAN OTOT INTRADIALITIK TERHADAP KRAM OTOT UNTUK MENGATASI MASALAH NYERI DENGAN PENYAKIT GINJAL KRONIK DI RSUD MELAWI. (KIA) Thesis, Stikes Yarsi Pontianak.
COVER 2.pdf - Published Version
Download (341kB)
BAB I.pdf - Published Version
Download (258kB)
BAB II.pdf - Published Version
Download (608kB)
BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (609kB)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (332kB)
BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (172kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Download (228kB)
LEMBAR KONSULTASI.pdf - Published Version
Download (188kB)
LAMPIRAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
BAMBANG EKO T_KIA_891243100_ FIX oke br.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Latar Belakang. Kram otot adalah salah satu komplikasi yang terjadi selama hemodialisa yang disebabkan proses ultrfiltasi dialisis. Otot yang paling terkena adalah gastrocnemius (otot betis), trisep (otot di bagian atas lengan), hamstring (otot di belakang paha), dan quadriceps (otot di depan paha). Dampak dari kram otot adalah nyeri akut yang menjadi alasan pasien meghentikan proses dialisis. Salah satu terapi non farmakologi dalam mengatasi kram otot adalah latihan peregangan otot intradialitik. Latihan peregangan otot intradialitik adalah sa lah satu intervensi latihan fisik terencana yan& dilakukan untuk mengatasi kram otot selama proses dialisis pada pasien dengan penyakit ginjal kronik. Tujuan. Mengaplikasikan asuhan keperawatan pada Ny. R dengan Penerapan latihan peregangan otot Intradialitik terhadap kram otot untuk mengatasi masalah Nyeri Akut dengan Penyakit Ginjal Kronik di RSUD Kab. Melawi. Metode. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus asuhan keperawatan dengan penerapan peregangan otot intradialitik terhadap kram otot untuk mengatasi masalah nyeri akut dengan penyakit ginjal kronis di RSUD. Melawi
Hasil. Berdasarkan hasil intervensi yang telah dilakukan menunjukkan skala nyeri O (tidak nyeri) dan skor kram 0 (tidak kram) dari intervensi penerapan peregangan otot intradialitik untuk mengatasi masalah nyeri akut dengan penyakit ginjal kronis di RSUD. Melawi Kesimpulan. Berdasarkan analisis terhadap intervensi yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa penerapan peregangan otot intradialitik dapat membantu meringankan kram otot untuk mengatasi masalah nyeri akut pada pasien dengan Penyakit Ginjal Kronik di RSUD. Melawi.
Kata Kunci : Hemodialisa, Latihan Peregangan, Kram Otot, Penyakif Ginjal Kronis.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | A General Works > AI Indexes (General) |
| Depositing User: | Administrator Stikes Yarsi |
| Date Deposited: | 27 Dec 2025 14:41 |
| Last Modified: | 27 Dec 2025 14:41 |
| URI: | https://eprints.stikesyarsi-pontianak.ac.id/id/eprint/68 |
