Zulpaiza, Zulpaiza HUBUNGAN PERILAKU AGRESIF PASIEN DENGAN TINGKAT STRES PERAWAT WANITA DI BANGSAL PERAWATAN PRIA RUMAH SAKIT JIWA PROVINSI KALIMANTAN BARAT. (Skripsi) Thesis, Stikes Yarsi Pontianak.
1-Cover - Daftar Tabel.pdf - Published Version
Download (359kB)
3-BAB I.pdf - Published Version
Download (159kB)
4-BAB II.pdf - Published Version
Download (364kB)
5-BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (129kB)
6-BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (318kB)
7-BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (430kB)
8-BAB VI.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (107kB)
9-DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Download (244kB)
10-Lampiran.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
11-SKRIPSI ZULPAIZA - Lengkap.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Pendahuluan: Perawat di rumah sakit jiwa sering kali menghadapi tantangan yang signifikan dalam menjalankan tugas mereka, terutama dalam menangani pasien dengan perilaku agresif. Di bangsal pria, tantangan ini dapat semakin meningkat, khususnya bagi perawat wanita yang mungkin mengalami tekanan lebih besar akibat faktor psikologis dan fisik. Perilaku agresif dari pasien di lingkungan perawatan jiwa tidak hanya berpotensi membahayakan keselamatan fisik, tetapi juga dapat memicu tingkat stres yang tinggi pada perawat. Stres yang dialami oleh perawat wanita di bangsal pria tidak hanya mempengaruhi kesejahteraan mereka, tetapi juga berpotensi menurunkan kualitas pelayanan yang diberikan kepada pasien. Oleh karena itu, penting untuk memahami hubungan antara perilaku agresif pasien dengan tingkat stres yang dialami perawat wanita agar dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan mendukung bagi perawat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perilaku agresif pasien dengan tingkat stres perawat wanita di bangsal pria Rumah Sakit Jiwa Provinsi Kalimantan Barat. Metode: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan jenis rancangan deskriptif korelasi. Jumlah sampel sebanyak 42 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner Perception of Prevalence Of Aggression Scale (POPAS) untuk mengukur perilaku agresif pasien dan The Perceived Stress Scale (PSS-10) untuk mengukur tingkat stres perawat wanita. Analisa data menggunakan uji Gamma. Hasil: Hasil peneltitian menunjukkan 29 responden (69,1%) pernah mengalami perilaku agresif pasien, 15 responden (35,7%) mengalami stres sedang, nilai p value = 0.000 (<0,05), nilai r = 0,813 dengan kekuatan sangat kuat. Kesimpulan: Ada hubungan yang bermakna antara perilaku agresif pasien dengan tingkat stres perawat wanita di bangsal pria Rumah Sakit Jiwa Provinsi Kalimantan Barat, dimana semakin sering perawat wanita mendapatkan perilaku agresif pasien maka semakin tinggi tingkat stres perawat wanita di bangsal pria Rumah Sakit Jiwa Provinsi Kalimantan Barat.
Kata kunci: Perilaku Agresif Pasien, Tingkat Stres, Perawat Wanita, Bangsal Pria
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | A General Works > AI Indexes (General) |
| Depositing User: | Administrator Stikes Yarsi |
| Date Deposited: | 27 Dec 2025 10:05 |
| Last Modified: | 27 Dec 2025 10:05 |
| URI: | https://eprints.stikesyarsi-pontianak.ac.id/id/eprint/63 |
