Nasyaruddin, Nasyaruddin HUBUNGAN SELF-ESTEEM DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN SKIZOFRENIA DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT JIWA PROVINSI KALIMANTAN BARAT. (Skripsi) Thesis, Stikes Yarsi Pontianak.
COVER 2.pdf - Published Version
Download (373kB)
BAB I.pdf - Published Version
Download (334kB)
BAB II.pdf - Published Version
Download (386kB)
BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (304kB)
BAB VI.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (301kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Download (229kB)
LEMBAR KONSULTASI.pdf - Published Version
Download (277kB)
LAMPIRAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (736kB)
Nasyaruddin_821233071_SKRIPSI Non Reguler.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Latar Belakang: Skizofrenia merupakan gangguan mental serius yang berdampak pada pikiran, perasaan, dan perilaku seseorang yang mengakibatkan munculnya pelanggaran hak asasi manusia, penelantaran, tunawisma, pelecehan, pengucilan, pasung, hingga kejadian bunuh diri akibat dari ketidakpuasan terhadap kualitas hidup skizofrenia itu sendiri. Kualitas hidup sebagai persepsi individu mengenai posisi mereka dalam kehidupan, memiliki peran penting dalam fungsi sosial, agar penderita skizofrenia menjadi lebih produktif. Harga diri merupakan evaluasi individu secara umum tentang dirinya sendiri yang mampu memberikan perasaan mandiri dan positif, yang dibutuhkan untuk mencapai aktualisasi diri sehingga kejadian yang diakibatkan oleh skizofrenia tidak terjadi. Tujuan: Menganalisis hubungan self-esteem dengan kualitas hidup pada pasien skizofrenia di ruang rawat inap Rumah Sakit Jiwa Provinsi Kalimantan Barat. Metode: Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu kuantatif dengan rancangan cross sectional. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan consecutive sampling. Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Kalimantan Barat. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 561 orang dengan sampel 95 orang. Instrumen yang digunakan adalah data demografi untuk mengukur karakteristik responden dan kuesioner Rosernberg Self-Esteem Scale dan WHOQOL-BREF. Hasil: Responden paling banyak menunjukkan adanya self-esteem yang rendah yaitu 65,9% dan kualitas hidup baik sebanyak 69.5%. Hasil uji komparasi Chi Square didapatkan nilai p 0,027 lebih besar dari 0,05 maka hipotesis alternatif diterima yang berarti ada hubungan antara self-esteem dengan kualitas hidup pada pasien skizofrenia Kesimpulan: Ada hubungan antara self-esteem dengan kualitas hidup pada pasien skizofrenia di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Jiwa Provinsi Kalimantan Barat.
Kata Kunci: Skizofrenia, kualitas hidup, self-esteem
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | A General Works > AI Indexes (General) |
| Depositing User: | Administrator Stikes Yarsi |
| Date Deposited: | 27 Dec 2025 08:56 |
| Last Modified: | 27 Dec 2025 08:56 |
| URI: | https://eprints.stikesyarsi-pontianak.ac.id/id/eprint/58 |
