Fitriandi, Fitriandi PENGARUH TERAPI OKUPASI LEISURE ART THERAPY TERHADAP GEJALA DAN KEMAMPUAN MENGONTROL HALUSINASI PADA PASIEN SKIZOFRENIA DI RUMAH SAKIT JIWA PROVINSI KALIMANTAN BARAT. (Skripsi) Thesis, Stikes Yarsi Pontianak.
COVER 2.pdf - Published Version
Download (272kB)
BAB I.pdf - Published Version
Download (231kB)
BAB II.pdf - Published Version
Download (332kB)
BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (213kB)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (308kB)
BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (314kB)
BAB VI.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (210kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Download (183kB)
SKRIPSI FITRIANDI LENGKAP.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (627kB)
Abstract
Skizofrenia merupakan gangguan mental serius yang seringkali disertai dengan gejala positif seperti halusinasi. Terapi okupasi, khususnya kegiatan leisure seperti menggambar bebas, telah dihipotesiskan dapat membantu mengurangi gejala halusinasi dan meningkatkan kemampuan pasien dalam mengontrolnya. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas terapi okupasi leisure menggambar bebas terhadap gejala dan kemampuan mengontrol halusinasi pada pasien skizofrenia. Penelitian ini menggunakan Quasi Experimental Pre And Post-Test Witht Control Group Design. Total sampel penelitian terdiri dari 72 pasien skizofrenia yang terbagi menjadi 36 pasien kelompok intervensi dan 36 pasien kelompok kontrol dengan menggunakan tehnik sampling Proportionate Stratified Random Sampling. Kelompok eksperimen menerima intervensi terapi okupasi leisure menggambar bebas sejak 5 Agustus hingga 18 Agustus 2024 , sedangkan kelompok kontrol menerima perawatan standar. Data gejala dan kemampuan mengontrol halusinasi dikumpulkan sebelum dan setelah intervensi. Data perubahan gejala dan kemampuan mengontrol halusinasi pada kelompok kontrol dan intervensi di analisis menggunakan uji Wilcoxon sedangkan data perbedaan gejala dan kemampuan mengontrol halusinasi menggunakan uji Mann Whitney.
Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan dan perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol pada variabel gejala halusinasi dan kemampuan mengontrol halusinasi setelah diberikan intervensi. Kelompok eksperimen yang menerima terapi okupasi leisure menggambar bebas mengalami penurunan yang lebih signifikan pada gejala halusinasi dan peningkatan yang lebih baik pada kemampuan mengontrol halusinasi dibandingkan dengan kelompok kontrol. Terapi okupasi leisure menggambar bebas terbukti efektif dalam mengurangi gejala halusinasi dan meningkatkan kemampuan pasien skizofrenia dalam mengontrol halusinasi. Kegiatan menggambar bebas dapat menjadi salah satu intervensi non-farmakologis yang bermanfaat dalam pengelolaan skizofrenia.
Kata kunci: Terapi okupasi leisure, menggambar bebas, skizofrenia, halusinasi.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | A General Works > AI Indexes (General) |
| Depositing User: | Administrator Stikes Yarsi |
| Date Deposited: | 27 Dec 2025 07:56 |
| Last Modified: | 27 Dec 2025 07:56 |
| URI: | https://eprints.stikesyarsi-pontianak.ac.id/id/eprint/55 |
