Nopiandri, Ade PENGARUH PEMBERIAN BIBLIOTERAPI TERHADAP GEJALA HALUSINASI PADA PASIEN SKIZOFRENIA DI RUMAH SAKIT JIWA PROVINSI KALIMANTAN BARAT. (Skripsi) Thesis, Stikes Yarsi Pontianak.
3. COVER, PERSETUJUAN, PENGESAHAN, KATA PENGANTAR, ABSTRAK, DAFTAR ISI, DAFTAR TABEL, DAFTAR LAMPIRAN.pdf - Published Version
Download (373kB)
5. BAB 1.pdf - Published Version
Download (180kB)
6. BAB 2.pdf - Published Version
Download (349kB)
7. BAB 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (193kB)
8. BAB 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (390kB)
9. BAB 5.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (317kB)
10. BAB 6.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (102kB)
11. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Download (138kB)
12. LEMBAR KONSULTASI.pdf - Published Version
Download (153kB)
14. SKRIPSI LENGKAP ADE NOPIANDRI.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (16MB)
13. LAMPIRAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Latar Belakang: World Health organization (WHO) (2022) menyatakan angka penderita skizofrenia sekitar 24 juta orang atau 1 dari 300 orang (0,32%) di seluruh dunia. Gejala positif skizofrenia salah satunya adalah halusinasi. Terapi modalitas yang dapat diberikan pada pasien halusinasi salah satunya adalah biblioterapi. Biblioterapi merupakan salah satu jenis terapi yang menggunakan sumber literatur (buku), buku dapat menjadi media terapi atau penyembuhan bagi penderita gangguan mental, kecemasan, trauma, dan stress. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian biblioterapi terhadap gejala halusinasi pada pasien skizofrenia. Metode: Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi experimental pre and post-test without control group design. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 33 responden. Tehnik sampling menggunakan Proportionate Stratified Random Sampling. Analisis data menggunakan Uji Shapiro Wilk dan juga menggunakan Uji Wilcoxon dengan nilai p-value <0,05. Hasil: Hasil dari penelitian ini adalah terdapat perubahan yang signifikan dari gejala halusinasi secara umum pada pasien skizofrenia setelah diberikan biblioterapi dengan p-value 0,000 (nilai p<0,05). Terdapat perubahan yang signifikan terhadap respons kognitif (0,000), respon afektif (0,000) dari gejala halusinasi. Tidak terdapat perubahan yang signifikan terhadap respons perilaku (0,180), dan respon sosial (0,157) dari gejala halusinasi. Kesimpulan: respons perilaku dan sosial dari gejala halusinasi tidak terdapat perubahan yang signifikan, tetapi respons kognitif dan afektif serta gejala halusinasi secara umum pada pasien skizofrenia setelah diberikan biblioterapi terdapat perubahan yang signifikan.
Kata kunci: Biblioterapi, Halusinasi, Skizofrenia
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | A General Works > AI Indexes (General) |
| Depositing User: | Administrator Stikes Yarsi |
| Date Deposited: | 25 Dec 2025 14:55 |
| Last Modified: | 25 Dec 2025 14:55 |
| URI: | https://eprints.stikesyarsi-pontianak.ac.id/id/eprint/41 |
