Sudarmadi, Sudarmadi (2025) PENGARUH MENDENGARKAN MUROTTAL Al-QUR’AN TERHADAP PENURUNAN TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN INTRA OPERASI SECTIO CEASARIA DENGAN SPINAL ANASTESI DI RUANG IBS RSUD SAMBAS. (Skripsi) Thesis, Stikes Yarsi Pontianak.
2.pdf - Published Version
Download (649kB)
BAB I.pdf - Published Version
Download (532kB)
BAB II.pdf - Published Version
Download (587kB)
BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (505kB)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (737kB)
BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (802kB)
BAB VI.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (297kB)
DAPUS.pdf - Published Version
Download (419kB)
LEMBAR KONSUL.pdf - Published Version
Download (241kB)
LAMPIRAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
SUDARMADI_NIM 821243036...pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Latar Belakang: Kecemasan intraoperatif merupakan masalah umum yang dialami pasien Sectio Caesarea dengan spinal anestesi. Kecemasan yang tinggi dapat mempengaruhi stabilitas fisiologis dan proses penyembuhan pasca operasi. Salah satu intervensi non farmakologis yang terbukti efektif adalah terapi mendengarkan murottal Al-Qur’an yang bersifat menenangkan. Tujuan: Menganalisis pengaruh mendengarkan murottal Al-Qur’an terhadap penurunan tingkat kecemasan pada pasien intra operasi Sectio Caesarea dengan spinal anestesi di ruang IBS RSUD Sambas. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan pendekatan pretest-posttest tanpa kelompok kontrol. Sampel berjumlah 30 pasien yang menjalani operasi Sectio Caesarea dengan anestesi spinal. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner APAIS serta pengukuran tanda fisiologis (tekanan darah, nadi, pernapasan). Intervensi berupa pemutaran murottal Al-Qur’an (Surah Ar-Rahman dan Surah Maryam) selama fase intraoperatif. Hasil: Terdapat penurunan tingkat kecemasan secara signifikan setelah pasien mendengarkan murottal Al-Qur’an. Hasil uji statistik menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan bermakna antara tingkat kecemasan sebelum dan sesudah intervensi. Tanda fisiologis seperti tekanan darah, nadi, dan respirasi juga menunjukkan perubahan ke arah normal. Kesimpulan: Mendengarkan murottal Al-Qur’an efektif dalam menurunkan tingkat kecemasan pada pasien intra operasi Sectio Caesarea dengan spinal anestesi. Terapi ini dapat dijadikan sebagai pendekatan keperawatan berbasis spiritual yang sederhana namun bermakna. Kata Kunci: Murottal Al-Qur’an, kecemasan, Sectio Caesarea, spinal anestesi, terapi spiritual, uji Wilcoxon.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | A General Works > AI Indexes (General) |
| Depositing User: | Administrator Stikes Yarsi |
| Date Deposited: | 30 Jan 2026 13:06 |
| Last Modified: | 30 Jan 2026 13:06 |
| URI: | https://eprints.stikesyarsi-pontianak.ac.id/id/eprint/335 |
