HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN TERHADAP KEMAMPUAN MELAKUKAN MOBILISASI DINI PADA PASIEN POST OPERASI FRAKTUR EKSTREMITAS BAWAH DI RUANG TRI BRATA RS BHAYANGKARA PONTIANAK

Fitriyah, Fitriyah HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN TERHADAP KEMAMPUAN MELAKUKAN MOBILISASI DINI PADA PASIEN POST OPERASI FRAKTUR EKSTREMITAS BAWAH DI RUANG TRI BRATA RS BHAYANGKARA PONTIANAK. (Skripsi) Thesis, Stikes Yarsi Pontianak.

[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf - Published Version

Download (307kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf - Published Version

Download (396kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (293kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (346kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (331kB)
[thumbnail of BAB VI.pdf] Text
BAB VI.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (285kB)
[thumbnail of COVER 2.pdf] Text
COVER 2.pdf - Published Version

Download (354kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (232kB)
[thumbnail of Fitriyah.pdf] Text
Fitriyah.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[thumbnail of LEMBAR KONSUL.pdf] Text
LEMBAR KONSUL.pdf - Published Version

Download (300kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Latar Belakang : Mobilisasi dini adalah suatu pergerakkan yang dilakukan sedini mungkin di tempat tidur dengan melatih bagian-bagian tubuh untuk peregangan atau untuk belajar berjalan. Mobilisasi dini sudah dapat dilakukan sejak 6 jam setelah pembedahan serta setelah pasien sadar atau anggota gerak sudah dapat digerakkan kembali yang bertujuan untuk mengembalikan otot-otot perut agar tidak kaku dan mengurangi rasa sakit sehingga dapat mempengaruhi proses penyembuhan luka. Pelaksanaan mobilisasi dini dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya adalah faktor emosional yaitu kecemasan.
Tujuan : Untuk mengetahui hubungan tingkat kecemasan terhadap kemampuan melakukan mobilisasi dini pada pasien post operasi fraktur ekstremitas bawah di ruang Tri Brata RS Bhayangkara Pontianak.
Metode : Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional study. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan nonprobability sampling dengan metode purposive sampling berjumlah 67 responden. Instrumen pada penelitian ini menggunakan kuesioner State Anxiety Inventory (SA-I) form Y dan lembar observasi mobilisasi dini. Metode analisis yang digunakan adalah uji spearman.
Hasil : Karakteristik responden yang mengalami kecemasan paling dominan pada jenis kelamin perempuan sebesar 35 orang (52,2%), usia responden sebagian besar lansia awal (46-55 tahun) sebesar 21 orang (31,3%), pendidikan reseponden sebgaian besar SMA berjumlah 47 orang (70,1%), tingkat kecemasan responden dalam kategori kecemasan berat sebesar 43 orang (64,2%) dan 37 orang (55,2%) kurang dalam melakukan mobilisasi dini. Hasil dari uji spearman didapatkan nilai p value (0,000) < 0,05.
Kesimpulan : Ada hubungan tingkat kecemasan terhadap terhadap kemampuan melakukan mobilisasi dini pada pasien post operasi fraktur ekstremitas bawah di ruang Tri Brata RS Bhayangkara Pontianak.
Kata Kunci : Cemas, fraktur ekstremitas bawah dan mobilisasi dini

Item Type: Article
Subjects: A General Works > AI Indexes (General)
Depositing User: Administrator Stikes Yarsi
Date Deposited: 21 Dec 2025 14:22
Last Modified: 23 Dec 2025 12:57
URI: https://eprints.stikesyarsi-pontianak.ac.id/id/eprint/31

Actions (login required)

View Item
View Item