Agriyanti, Ayu (2025) PENGARUH TERAPI OKUPASI MENGGAMBAR EKSPRESIF TERHADAP TANDA DAN GEJALA HALUSINASI PENDENGARAN PADA PASIEN SKIZOFRENIA DI RUMAH SAKIT JIWA PROVINSI KALIMANTAN BARAT. (Skripsi) Thesis, Stikes Yarsi Pontianak.
BAB I.pdf - Published Version
Download (394kB)
BAB II.pdf - Published Version
Download (308kB)
BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (248kB)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (557kB)
BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (402kB)
BAB VI.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (358kB)
COVER 2.pdf - Published Version
Download (722kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Download (504kB)
AYU AGRIYANTI.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
LAMPIRAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Latar Belakang: Masalah yang ditimbulkan dari halusinasi pendengaran ditandai dengan adanya mendengar suara yang tidak nyata, curiga, khawatir, tidak mampu membedakan nyata dan tidak nyata, berbicara sendiri, tertawa sendiri, dan menarik diri. Penanganan halusinasi yang bersifat generalis membutuhkan pendekatan yang holistik dan terkadang multidisipliner, Terapi okupasi menggambar menjadi salah satu metode bagi individu untuk mengekspresikan emosi, pikiran, dan perasaan yang sulit diungkapkan dengan kata-kata, Aktivitas ini akan memberikan kontribusi positif terhadap kondisi mental seseorang karena pasien menjadi lebih expresif, fokus, dan rileks.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi okupasi menggambar ekspresif terhadap tanda dan Gejala Halusinasi pendengaran pada pasien skizofrenia di rumah sakit jiwa provinsi Kalimanan Barat
Metode: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasy experiment dengan rancangan pretest-posttest design with control group dengan jumlah sampel yaitu 36 sampel dan teknik sampel yang digunakan adalah simple random sampling.
Hasil: Hasil penelitian menunjukan uji paired t test pada kelompok perlakuan didapatkan nilai p-value = 0,000 sehingga dapat terlihat bahwa terapi menggambar ekpresif dapat meningkatkan kemampuan pasien dalam mengontrol halusinasi pendengaran
Kesimpulan:. Halusinasi menurun secara bermakna dengan terapi okopusi menggambar ekpresif selisih skor halusinasi lebih tinggi pada kelompok yang mendapat terapi okupasi menggambar ekpresif dibandingkan dengan kelompok kontrol. Terapi okupasi menggambar dapat membantu pasien mengurangi tanda dan gejala halusinasi pendengaran.
Kata kunci : Terapi Okupasi, Menggambar, skizofrenia, halusinasi, 94 (2014-2025)
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | A General Works > AI Indexes (General) |
| Depositing User: | Administrator Stikes Yarsi |
| Date Deposited: | 19 Dec 2025 01:29 |
| Last Modified: | 23 Dec 2025 13:25 |
| URI: | https://eprints.stikesyarsi-pontianak.ac.id/id/eprint/26 |
