Sunardi, Sunardi (2024) HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DENGAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II DI PUSKESMAS MANDOR KABUPATEN LANDAK. (Skripsi) Thesis, Stikes Yarsi Pontianak.
3. Coverr.pdf - Published Version
Download (319kB)
5. BAB 1.pdf - Published Version
Download (272kB)
6. BAB 2.pdf - Published Version
Download (300kB)
7. BAB 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (194kB)
8. BAB 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (293kB)
9. BAB 5.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (260kB)
10. BAB 6.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (180kB)
11. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Download (186kB)
12.LEMBAR KONSULTASI PEMBIMBING.pdf - Published Version
Download (164kB)
13. LAMPIRAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (452kB)
14. FILE LENGKAP Skripsi SUNARDI.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Latar belakang : Diabetes melitus tipe 2 disebabkan oleh kurangnya pelepasan insulin atau terganggunya reseptor insulin di dalam jaringan perifer. Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kadar glukosa darah pada pasien diabetes melitus tipe 2 dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti makanan atau diet, olah raga atau latihan fisik, stress, istirahat atau tidur dan obat-obatan penurun kadar glukosa. Tujuan penelitian : adalah untuk mengetahui hubungan kualitas tidur dengan kadar glukosa darah pada penderita Diabetes melitus tipe II di Puskesmas Mandor. Metode penelitian : menggunakan metode analitik correlation dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 267 orang penderita Diabetes melitus di Puskesmas Mandor. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode consecutive sampling, sampel yang digunakan peneliti sebanyak 72 orang. Hasil penelitian menunjukkan p-value = 0,000, ini berarti Ha diterima dan disimpulkan bahwa ada hubungan kualitas tidur dengan kadar glukosa darah pada penderita Diabetes melitus tipe II di Puskesmas Mandor. Kesimpulan penelitian adalah semakin baik kualitas tidur pasien Diabetes melitus maka kadar glukosa darah pasien dalam batas normal. Dan sebaliknya semakin buruk kualitas tidur pasien Diabetes melitus maka kadar glukosa darah pasien akan meningkat. Saran : Berdasarkan hasil penelitian diharapkan menjadi masukan demi pengembangan profesi keperawatan dan peningkatan mutu pelayanan kesehatan agar membantu dalam menangani masalah Diabetes melitus dengan memberikan penyuluhan atau pendidikan kesehatan yang lebih jelas tentang dampak penyakit Diabetes melitus kepada pasien. Daftar Bacaan : 53 (2007 – 2020) Kata Kunci : Kualitas Tidur, Kadar Glukosa Darah Keterangan : 1) Peneliti, 2) Pembimbing Utama, 3) Pembimbing Pendamping
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | A General Works > AI Indexes (General) |
| Depositing User: | Administrator Stikes Yarsi |
| Date Deposited: | 28 Jan 2026 09:18 |
| Last Modified: | 28 Jan 2026 09:18 |
| URI: | https://eprints.stikesyarsi-pontianak.ac.id/id/eprint/237 |
