Nurasnawi, Ady (2025) PENERAPAN TERAPI INHALASI UAP DENGAN MINYAK KAYU PUTIH TERHADAP BERSIHAN JALAN NAFAS PADA AN. A DENGAN ISPA DI PUSKESMAS SUNGAI DURIAN KABUPATEN KUBURAYA. (KIA) Thesis, STIKes Yarsi Pontianak.
ADY NURASNAWI.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
BAB I.pdf - Published Version
Download (251kB)
BAB II.pdf - Published Version
Download (354kB)
BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (299kB)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (309kB)
BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (237kB)
cover dalam, tabel, pengantar, pengesahan, persetujuan, dll.pdf - Published Version
Download (319kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Download (199kB)
LEMBAR KONSULTASI ADY NURASNAWI (ttd).pdf - Published Version
Download (102kB)
LAMPIRAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Latar Belakang: Infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) adalah penyakit saluran pernafasan bagian atas dan bawah mulai dari hidung hingga alveoli yang dapat disebabkan oleh infeksi berupa virus/bakteri ataupun mikroorganisme yang masuk ke dalam organ pernafasan lalu berkembang biak menimbulkan penyakit. . Dampak Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada saluran pernapasan bisa menyebabkan komplikasi serius seperti pneumonia, bronkitis kronis, gagal napas, gagal jantung, dan penumpukan nanah di paru-paru (empiema), bersihan jalan nafas tidak efektif karena secret menumpuk di tenggorokan yang bisa mengancam jiwa jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat. Pada penelitian yang dilakukan oleh Manik Indriastuti tahun 2024 dengan judul Terapi Uap Minyak Kayu Putih Untuk Meningkatkan Bersihan Jalan Nafas Pada Anak Dengan ISPA, pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitafi dengan lama penelitian selama 3 hari, dan didapatkan hasil setelah dilakukan tindakan pemberian terapi uap minyak kayu putih didapatkan hasil obervasi yaitu pada hari pertama terjadipenurunan frekuensi napas, tetapi produksi sputum masih belum bisa dikeluarkan. Pada hari kedua pola napas anak membaik, frekuensi napas membaik, ronchi berkurang dan spuum bisa keluar sedikit. Pada hari ketiga pola napas anak membaik, frekuensi napas membaik, ronchi berkurang dan sputum bisa dikeluarkan.
Tujuan: Penelitian ini ditujukan untuk menganalisis penerapan terapi inhalasi uap dengan minyak kayu putih untuk mengatasi bersihan jalan nafas tidak efektif pada An. A dengan ISPA di Puskesmas Sungai Durian Kabupaten Kuburaya
Metode Penelitian: Metode pada karya ilmiah ini adalah penelitian deskriptif yaitu dengan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, melihat catatan medis, tindakan keperawatan dan mengaplikasikan Evidence Based Nursing pada anak dengan ISPA.
Hasil: Pada penelitian ini peneliti memberikan terapi inhalasi uap minyak kayu putih selama 3 hari, dan di dapatkan hasil hari ke 3, efektif untuk meningkatkan bersihan jalan napas pada balita dengan ISPA
Kata kunci: Bersihan Jalan Nafas, Inhalasi Minyak Kayu Putih, ISPA
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | A General Works > AI Indexes (General) |
| Depositing User: | Administrator Stikes Yarsi |
| Date Deposited: | 20 Dec 2025 14:33 |
| Last Modified: | 23 Dec 2025 13:00 |
| URI: | https://eprints.stikesyarsi-pontianak.ac.id/id/eprint/14 |
