Windi Utami, Purwari HUBUNGAN POLA MAKAN DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KEJADIAN RHEUMATOID ARTHRITIS PADA LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SINGKAWANG TENGAH II KOTA SINGKAWANG TAHUN 2024. (Skripsi) Thesis, Stikes Yarsi Pontianak.
COVER 2.pdf - Published Version
Download (522kB)
BAB I.pdf - Published Version
Download (305kB)
BAB II.pdf - Published Version
Download (524kB)
BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (294kB)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (601kB)
BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (353kB)
BAB VI.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (272kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Download (391kB)
SKRIPSI FIX.pdf
Download (1MB)
LAMPIRAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (966kB)
SKRIPSI FIX.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Latar Belakang: Rheumatoid arthritis (RA) merupakan penyakit sendi atau radang sendi yang disebabkan oleh proses autoimun yang biasanya menyebabkan nyeri pada persendian. Penderita rheumatoid arthritis pada lansia di seluruh dunia telah mencapai angka 336 juta jiwa, artinya 1 dari 6 lansia di dunia ini menderita rheumatoid arthritis. Pola makan menjadi salah satu pencetus terjadinya rheumatoid arthritis, Konsumsi makanan tinggi purin yang terlalu banyak dapat mengakibatkan proses metabolisme terganggu dalam waktu yang lama. Salah satu cara agar terhindar dari rheumatoid arthritis adalah dengan melakukan aktivitas fisik. Aktivitas fisik yang bersifat untuk kekuatan dapat membantu meningkatkan pencegahan terhadap penyakit seperti rheumatoid arthritis. Tujuan: Untuk menganalisis hubungan pola makan dan aktivitas fisik dengan kejadian rheumatoid arthritis pada lansia di Puskesmas Singkawang Tengah II. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan pendekatan deskriptif analitik dengan desain cross sectional. populasi yang diteliti adalah pasien lansia dengan penyakit rheumatoid arthritis yang berkunjung ke Puskesmas Singkawang Tengah II sepanjang tahun 2023 yaitu berjumlah 527 orang, besar sampel yang digunakan sejumlah 84 responden. Tekhnik pengambilan sampel menggunakan teknik Accidental sampling. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Uji statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji Spearman Rank. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara pola makan dengan kejadian Rheumatoid Arthritis (p = 0,03). Didapatkan juga bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara aktivitas fisik dengan kejadian Rheumatoid Arthritis (p = 0,01) . Kesimpulan: ada hubungan yang bermakna antara pola makan dan aktivitas fisik dengan kejadian Rheumatoid Arthritis pada lansia di Puskesmas Singkawang Tengah II Kota Singkawang.
Kata kunci : Pola Makan, Aktivitas Fisik, Rheumatoid Arthritis
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | A General Works > AI Indexes (General) |
| Depositing User: | Administrator Stikes Yarsi |
| Date Deposited: | 27 Dec 2025 09:17 |
| Last Modified: | 27 Dec 2025 09:17 |
| URI: | https://eprints.stikesyarsi-pontianak.ac.id/id/eprint/60 |
