Angelina Yuyum, Asteria (2025) ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY. D DENGAN PENERAPAN TERAPI HIPNOSIS LIMA JARI UNTUK MENURUNKAN TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II DI PUSKESMAS PAHAUMAN KABUPATEN LANDAK. (KIA) Thesis, Stikes Yarsi Pontianak.
Cover dalam, lembar pengesahan, persetujuan dll.pdf - Published Version
Download (445kB)
Bab 1.pdf - Published Version
Download (289kB)
bab 2.pdf - Published Version
Download (583kB)
bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (527kB)
bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (312kB)
bab 5.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (150kB)
daftar pustaka.pdf - Published Version
Download (236kB)
Lembar konsultasi.pdf - Published Version
Download (168kB)
daftar lampiran.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
KARYA ILMIAH AKHIR - ASTERIA ANGELINA YUYUM - REVISI (1).pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (5MB)
Abstract
Latar Belakang. Diabetes melitus (DM) merupakan suatu kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin dan keduanya. Fenomena peningkatan prevalensi penderita DM dari tahun ke tahun, tentunya akan menimbulkan faktor risiko. Perlu dilakukannya pengendalian pada penderita DM agar tidak terjadi komplikasi. Pada penderita DM biasanya mengalami banyak perubahan dalam kesehariannya. Perubahan dalam hidup yang mendadak membuat beberapa reaksi psikologis yang negatif muncul seperti kecemasan. Terapi hipnotis lima jari merupakan suatu terapi untuk mengubah persepsi kecemasan yang dapat memberikan efek relaksasi dan perasaan tenang. Tujuan. Menganalisa penerapan terapi hipnosis lima jari pada Ny. D dengan DM di wilayah kerja Puskesmas Pahauman. Metode. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus asuhan keperawatan dengan penerapan terapi hipnosis lima jari dengan jumlah partisipan 1 orang. Hasil. Sebelum penerapan terapi hipnosis lima jari, klien mengatakan merasa cemas dengan kondisi penyakitnya, tingkat kecemasan sedang (skor 25). Setelah dilakukan penerapan terapi hipnosis lima jari selama 3 hari perawatan, klien mengatakan merasa lebih tenang, rileks dan kecemasan sudah berkurang (skor 5). Kesimpulan. Berdasarkan analisis terhadap intervensi yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa penerapan terapi hipnosis lima jari efektif dalam penurunan tingkat kecemasan klien. Kata Kunci : Diabetes Melitus, Kecemasan, Terapi Hipnosis Lima Jari.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | A General Works > AI Indexes (General) |
| Depositing User: | Administrator Stikes Yarsi |
| Date Deposited: | 09 Feb 2026 10:03 |
| Last Modified: | 09 Feb 2026 10:03 |
| URI: | https://eprints.stikesyarsi-pontianak.ac.id/id/eprint/527 |
