Sri Wulandari, Rian (2024) ANALISIS PENERAPAN EDUKASI DENGAN MEDIA AUDIOVISUAL DALAM MENGATASI DEFISIT PENGETAHUAN PADA IBU AN.N DENGAN STUNTING DI UPT PUSKESMAS SINGKAWANG TENGAH II. (KIA) Thesis, Stikes Yarsi Pontianak.
2. COVER, PERSETUJUAN, PENGESAHAN DLL.pdf - Published Version
Download (818kB)
4. BAB I.pdf - Published Version
Download (808kB)
5. BAB II.pdf - Published Version
Download (870kB)
6. BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (881kB)
7. BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (802kB)
8. BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (789kB)
9. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Download (804kB)
11. LEMBAR KONSULTASI.pdf - Published Version
Download (795kB)
10. LAMPIRAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (835kB)
13. KIAN RIAN SRI WULANDARI (fix).pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Latar Belakang : Stunting adalah gangguan pertumbuhan yang menggambarkan tidak tercapainya potensi pertumbuhan sebagai akibat status kesehatan dan / atau nutrisi yang tidak optimal. Secara global, berdasarkan data UNICEF dan WHO tahun 2018 angka prevalensi stunting di Indonesia menempati urutan tertinggi ke- 27 dari 154 negara yang memeiliki data stunting, menjadikan Indonesia berada di urutan ke-5 diantara negara-negara di Asia. Pada hasil Survey Status Gizi nasional (SSGI) tahun 2022, prevalensi stunting di Indonesia adalah sebanyak 21,6%. Jumlah ini menurun dibandingkan tahun sebelumnya yaitu 24,4%. Namun angka tersebut masih tinggi mengingat target prevalensi Indonesia sebesar 14%. Tujuan: Menganalisis penerapan edukasi dengan media audiovisual dalam mengatasi defisit pengetahuan pada ibu An.N dengan stunting di UPT Puskesmas Singkawang Tengah II. Metode: Jenis penelitian adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus menggunakan proses keperawatan yang terdiri dari pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi dan evaluasi yang dilakukan selama 3 hari. Responden penelitian ini yaitu ibu yang mempunyai stunting. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi. Hasil: Defisit pengetahuan pada ibu An.N dengan stunting dapat teratasi dengan penerapan edukasi dengan media audiovisual. Kesimpulan: Dari hasil analisis didapatkan bahwa penerapan edukasi dengan media audiovisual dapat mengatasi defisit pengetahuan pada ibu An.N dengan stunting. Kata kunci : edukasi, defisit pengetahuan, stunting, media audiovisual Sumber : 48 (2014-2023)
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | A General Works > AI Indexes (General) |
| Depositing User: | Administrator Stikes Yarsi |
| Date Deposited: | 08 Feb 2026 07:55 |
| Last Modified: | 08 Feb 2026 07:55 |
| URI: | https://eprints.stikesyarsi-pontianak.ac.id/id/eprint/509 |
