Iskhak, Iskhak ANALISIS PENERAPAN INTERVENSI DIABETES SELF MANAGEMENT EDUCATION TERHADAP MASALAH KURANG PENGETAHUAN PADA NY. M DENGAN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAL SEMBILAN. (KIA) Thesis, Stikes Yarsi Pontianak.
COVER 2.pdf - Published Version
Download (361kB)
BAB I.pdf - Published Version
Download (283kB)
BAB II.pdf - Published Version
Download (553kB)
BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (514kB)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (294kB)
BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (200kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Download (237kB)
LEMBAR KONSULTASI.pdf - Published Version
Download (231kB)
LAMPIRAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
KIA ISKHAK ACC (Kumpul).pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (5MB)
Abstract
Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT2) merupakan penyakit metabolik kronis dengan prevalensi yang terus meningkat setiap tahun. Salah satu permasalahan utama yang dihadapi pasien adalah kurangnya pengetahuan mengenai penyakit dan pengelolaannya, yang berdampak pada rendahnya kepatuhan serta peningkatan risiko komplikasi. Upaya edukatif seperti Diabetes Self-Management Education (DSME) dapat membantu meningkatkan pemahaman dan keterampilan pasien dalam perawatan mandiri. Penulisan ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada Ny. M, seorang pasien DMT2 dengan masalah keperawatan kurang pengetahuan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan studi dokumentasi. Intervensi DSME diberikan selama proses asuhan keperawatan di wilayah kerja Puskesmas Pal Sembilan dengan fokus pada peningkatan pengetahuan tentang penyakit, pengaturan diet, aktivitas fisik, kepatuhan terapi, serta pencegahan komplikasi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan pasien mengenai konsep DMT2, pengelolaan pola makan, pentingnya aktivitas fisik, serta kesadaran akan risiko komplikasi. Selain itu, pasien mulai menunjukkan kepatuhan dalam melaksanakan perawatan mandiri, seperti mengatur asupan makanan, berolahraga ringan, dan mematuhi pengobatan. Kesimpulannya, penerapan intervensi DSME efektif dalam mengatasi masalah kurang pengetahuan pada pasien DMT2 serta mendorong kepatuhan perawatan diri. Intervensi ini direkomendasikan untuk diterapkan secara berkelanjutan di fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama guna mendukung pengelolaan penyakit kronis.
Kata Kunci: Diabetes Melitus Tipe 2, Kurang Pengetahuan, DSME, Asuhan Keperawatan
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | A General Works > AI Indexes (General) |
| Depositing User: | Administrator Stikes Yarsi |
| Date Deposited: | 26 Dec 2025 05:33 |
| Last Modified: | 26 Dec 2025 05:33 |
| URI: | https://eprints.stikesyarsi-pontianak.ac.id/id/eprint/50 |
