Nurjannah, Siti (2025) ANALISIS PENERAPAN SLOW DEEP BREATHING TERHADAP PENURUNAN NYERI PADA PASIEN HIPERTENSI DI RUANGAN DAHLIA RUMAH SAKIT JIWA PROVINSI KALIMANTAN BARAT. (KIA) Thesis, Stikes Yarsi Pontianak.
2.pdf - Published Version
Download (169kB)
BAB I.pdf - Published Version
Download (93kB)
BAB II.pdf - Published Version
Download (214kB)
BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (246kB)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (141kB)
BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (67kB)
DAPUS.pdf - Published Version
Download (114kB)
LEMBAR KONSUL.pdf - Published Version
Download (394kB)
LAMPIRAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Siti Nurjannah (KIA Lengkap).pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Pendahuluan: Hipertensi adalah penyebab utama kematian secara global dan faktor risiko signifikan untuk penyakit kardiovaskular serius seperti penyakit jantung koroner, gagal jantung, stroke, dan gagal ginjal. Di Indonesia, hipertensi merupakan penyebab kematian keempat tertinggi dengan prevalensi 10,2%. Nyeri kepala adalah gejala umum hipertensi yang dapat mengganggu kualitas tidur, menyebabkan kelelahan, dan memperburuk tekanan darah. Pada pasien dengan gangguan jiwa, khususnya skizofrenia, prevalensi hipertensi lebih tinggi (sekitar 39%), terutama pada mereka yang menerima pengobatan antipsikotik. Studi pendahuluan di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Kalimantan Barat menunjukkan 5% pasien skizofrenia menderita hipertensi dengan keluhan sakit kepala bagian belakang. Nyeri kronis pada pasien ini dapat memperburuk gejala psikiatri, mempersulit pengobatan, dan mengurangi kualitas hidup secara signifikan. Pengelolaan nyeri pada pasien hipertensi dengan skizofrenia menjadi kompleks dan memerlukan pendekatan nonfarmakologis seperti slow deep breathing. Slow deep breathing merupakan salah satu teknik relaksasi nonfarmakologis yang terbukti efektif dalam mengurangi nyeri dan tekanan darah. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa teknik ini dapat membantu menurunkan tingkat kecemasan, mengurangi ketegangan otot, dan menurunkan tekanan darah, yang semuanya berkontribusi pada pengurangan nyeri. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengAnalisis Penerapan Slow Deep Breathing Terhadap Penurunan Nyeri Pada Pasien Hipertensi Di Ruangan Dahlia Rumah Sakit Jiwa Provinsi Kalimantan Barat. Metode: Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan pada Ny. AJ yang mengalami nyeri akut dengan pemberian intervensi inovasi edukasi kesehatan dan latihan slow deep breathing selama 3 hari. Hasil: Tingkat nyeri Ny. AJ mengalami penurunan dari skala 5 menjadi skala 1 setelah melakukan latihan slow deep breathing selama 3 hari implementasi. Kesimpulan: Intervensi inovasi pemberian edukasi dan latihan slow deep breathing efektif dalam menurunkan nyeri akut pada Ny. AJ dengan hipertensi di ruangan Dahlia Rumah Sakit Jiwa Provinsi Kalimantan Barat. Kata kunci: Hipertensi, Edukasi, Slow Deep Breathing, Nyeri
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | A General Works > AI Indexes (General) |
| Depositing User: | Administrator Stikes Yarsi |
| Date Deposited: | 07 Feb 2026 09:15 |
| Last Modified: | 07 Feb 2026 09:15 |
| URI: | https://eprints.stikesyarsi-pontianak.ac.id/id/eprint/479 |
