ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DIABETES MELITUS DENGAN PENERAPAN LATIHAN FISIK (WALKING EXERCISE) TERHADAP MASALAH KETIDAKSTABILAN KADAR GLUKOSA DARAH DI UPT. PUSKESMAS SINGKAWANG SELATAN II

Riyandika, Riyandika (2023) ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DIABETES MELITUS DENGAN PENERAPAN LATIHAN FISIK (WALKING EXERCISE) TERHADAP MASALAH KETIDAKSTABILAN KADAR GLUKOSA DARAH DI UPT. PUSKESMAS SINGKAWANG SELATAN II. (KIA) Thesis, Stikes Yarsi Pontianak.

[thumbnail of COVER LENGKAP.pdf] Text
COVER LENGKAP.pdf - Published Version

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf - Published Version

Download (280kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf - Published Version

Download (449kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (396kB)
[thumbnail of IV.pdf] Text
IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (196kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (151kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (364kB)
[thumbnail of LEMBAR KONSULTASI.pdf] Text
LEMBAR KONSULTASI.pdf - Published Version

Download (167kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[thumbnail of KIAN RIYANDIKA.pdf] Text
KIAN RIYANDIKA.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

Latar Belakang. Diabetes melitus (DM) didefinisikan sebagai suatu penyakit atau gangguan metabolisme kronis dengan multi etiologi yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah disertai dengan gangguan metabolisme karbohidrat, lipid dan protein sebagai akibat insufisiensi fungsi insulin. Penatalaksanaan DM dilakukan dengan edukasi, terapi nutrisi medis, latihan fisik dan terapi farmakologis. Latihan aktifitas fisik pada pasien DM berperan dalam pengaturan kadar glukosa darah. Aktivitas fisik akan meningkatkan pemakaian glukosa oleh otot yang aktif sehingga dapat menurunkan glukosa darah. Salah satu jenis aktivitas fisik yang dapat digunakan dengan mudah dan praktis adalah latihan jasmani dengan jalan kaki (walking exercise). Walking exercise merupakan suatu gerakan berjalan dengan mengayunkan tangan sesuai irama jalan, gerakan bebas dari seluruh tubuh sebagai tanda dan berfungsinya pergerakan dan merangsang fungsi berbagai organ dan sistem tubuh. Tujuan. Melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien diabetes melitus dengan penerapan latihan fisik (walking exercise) terhadap masalah ketidakstabilan kadar glukosa darah di UPT. Puskesmas Singkawang Selatan II. Metode. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus asuhan keperawatan dengan penerapan latihan fisik (walking exercise). Hasil. Berdasarkan analisis terhadap intervensi yang telah dilakukan menunjukkan bahwa latihan fisik (walking exercise) efektif untuk mengontrol kestabilan kadar glukosa darah pada penderita diabetes melitus. Kesimpulan. Berdasarkan analisis terhadap intervensi yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa latihan fisik (walking exercise) efektif dalam menstabilkan kadar glukosa darah. Pengaplikasian ini juga dapat dilakukan secara mandiri. Kata Kunci : Diabetes Melitus, Latihan Fisik, Kadar Glukosa Darah

Item Type: Article
Subjects: A General Works > AI Indexes (General)
Depositing User: Administrator Stikes Yarsi
Date Deposited: 04 Feb 2026 08:43
Last Modified: 04 Feb 2026 08:43
URI: https://eprints.stikesyarsi-pontianak.ac.id/id/eprint/423

Actions (login required)

View Item
View Item