ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN PADA TN.Y DENGAN PENERAPAN TERAPI MUSIK KLASIK TERHADAP HALUSINASI PENDENGARAN DI RUANG BERINGIN RUMAH SAKIT JIWA PROVINSI KALIMANTAN BARAT

Agustinus, Agustinus (2022) ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN PADA TN.Y DENGAN PENERAPAN TERAPI MUSIK KLASIK TERHADAP HALUSINASI PENDENGARAN DI RUANG BERINGIN RUMAH SAKIT JIWA PROVINSI KALIMANTAN BARAT. (KIA) Thesis, Stikes Yarsi Pontianak.

[thumbnail of COVER LENGKAP.pdf] Text
COVER LENGKAP.pdf - Published Version

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf - Published Version

Download (275kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf - Published Version

Download (380kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (370kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (306kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (152kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (763kB)
[thumbnail of DAPUS.pdf] Text
DAPUS.pdf - Published Version

Download (391kB)
[thumbnail of KIAN agustinus 2022.pdf] Text
KIAN agustinus 2022.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Halusinasi merupakan gangguan persepsi dimana pasien mempersepsikan sesuatu yang sebenarnya tidak terjadi. Ada lima jenis halusinasi yaitu pendengaran, penglihatan, penghidu, pengecapan dan perabaan. Halusinasi pendengaran merupakan jenis halusinasi yang paling banyak ditemukan terjadi pada 70% pasien, kemudian halusinasi penglihatan 20%, dan sisanya 10% adalah halusinasi penghidu, pengecapan dan perabaan. Proses terjadinya halusinasi dijelaskan dengan menggunakan konsep stress adaptasi yang meliputi stressor dari faktor predisposisi dan presipitasi seperti: faktor biologis, faktor psikologis, sosial budaya dan lingkungan. Tanda dan gejala pasien halusinasi seperti: mendengar suara yang mengajak bercakap-cakap, mendengar suara menyuruh melakukan sesuatu yang berbahaya, melihat bayangan, sinar, bentuk geometris, bentuk kartun, melihat hantu atau monster. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui penerapan asuhan keperawatan pada Tn.Y dengan halusinasi pendengaran melalui intervensi terapi musik klasik diruang beringin Rumah sakit jiwa Provinsi Kalimantan Barat. Metode penelitian dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukan setelah diberikan terapi musik klasik selama empat hari klien merasakan ketenangan, perasaan nyaman dan mampu mengendalikan atau mengontrol halusinasi yang dialami. Kata kunci: halusinasi pendengaran, terapi musik klasik.

Item Type: Article
Subjects: A General Works > AI Indexes (General)
Depositing User: Administrator Stikes Yarsi
Date Deposited: 31 Jan 2026 03:21
Last Modified: 31 Jan 2026 03:21
URI: https://eprints.stikesyarsi-pontianak.ac.id/id/eprint/344

Actions (login required)

View Item
View Item