HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEJADIAN RELAPSE PADA PASIEN REHABILITASI NAPZA DI RUMAH SAKIT JIWA PROVINSI KALIMANTAN BARAT

Widya Dian Susilo, Octavianus (2025) HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEJADIAN RELAPSE PADA PASIEN REHABILITASI NAPZA DI RUMAH SAKIT JIWA PROVINSI KALIMANTAN BARAT. (Skripsi) Thesis, Stikes Yarsi Pontianak.

[thumbnail of 2.pdf] Text
2.pdf - Published Version

Download (640kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf - Published Version

Download (388kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf - Published Version

Download (478kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (357kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (429kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (375kB)
[thumbnail of BAB VI.pdf] Text
BAB VI.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (331kB)
[thumbnail of DAPUS.pdf] Text
DAPUS.pdf - Published Version

Download (320kB)
[thumbnail of LEMBAR KONSUL.pdf] Text
LEMBAR KONSUL.pdf - Published Version

Download (440kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[thumbnail of Skripsi Octavianus Widya Dian Susilo_RPL.pdf] Text
Skripsi Octavianus Widya Dian Susilo_RPL.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Pendahuluan : Penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif merupakan masalah kesehatan yang berdampak luas secara fisik, psikologis, dan sosial. Relapse setelah rehabilitasi menjadi tantangan utama, dan dukungan keluarga berperan penting dalam mencegahnya. Tujuan : Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kejadian relapse pada klien rehabilitasi NAPZA di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Kalimantan Barat. Metode : Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan 50 responden yang dipilih melalui metode total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dukungan keluarga dan kuesioner kejadian relapse, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil : Sebagian besar responden memiliki dukungan keluarga kategori kurang (72 %) dan tingkat relapse sedang (70 %). Hasil uji Chi-Square menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dan kejadian relapse (p = 0,582). Kesimpulan : Meskipun penelitian ini tidak menemukan hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dan kejadian relapse, keterlibatan aktif keluarga tetap direkomendasikan dalam program rehabilitasi melalui edukasi dan pendampingan berkelanjutan sebagai upaya pencegahan relapse. Kata kunci: Dukungan keluarga, Kejadian relapse, Rehabilitasi NAPZA

Item Type: Article
Subjects: A General Works > AI Indexes (General)
Depositing User: Administrator Stikes Yarsi
Date Deposited: 30 Jan 2026 12:18
Last Modified: 30 Jan 2026 12:18
URI: https://eprints.stikesyarsi-pontianak.ac.id/id/eprint/331

Actions (login required)

View Item
View Item