Ary Saputra, Ilham (2025) EFEKTIFITAS TERAPI GENGGAMAN JARI TERHADAP PERUBAHAN SKALA NYERI PADA PASIEN FRAKTUR TERTUTUP DI INSTALASI GAWAT DARURAT RS.BHAYANGKARA PONTIANAK. (Skripsi) Thesis, Stikes Yarsi Pontianak.
2.pdf - Published Version
Download (873kB)
BAB I.pdf - Published Version
Download (384kB)
BAB II.pdf - Published Version
Download (653kB)
BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (362kB)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (701kB)
BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (607kB)
BAB VI.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (358kB)
DAPUS.pdf - Published Version
Download (380kB)
LEMBAR KONSUL.pdf - Published Version
Download (627kB)
LAMPIRAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Rev Skripsi Ilham Bab 1-6 new.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Latar Belakang: Fraktur tertutup merupakan salah satu masalah kesehatan dengan angka kejadian tinggi di Indonesia, terutama akibat kecelakaan lalu lintas. Kondisi ini sering menimbulkan nyeri akut yang dapat menghambat pemulihan pasien. Penatalaksanaan nyeri umumnya dilakukan dengan terapi farmakologis, tetapi penggunaan obat analgesik memiliki keterbatasan, termasuk potensi efek samping. Oleh karena itu, diperlukan intervensi non-farmakologi yang sederhana, aman, dan efektif. Terapi genggam jari merupakan salah satu teknik relaksasi dan stimulasi saraf yang diyakini mampu menurunkan persepsi nyeri, namun bukti ilmiah pada pasien fraktur tertutup akut di Instalasi Gawat Darurat masih terbatas. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental dengan rancangan one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 42 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi, yaitu pasien berusia ≥18 tahun, dengan diagnosis fraktur tertutup pada ekstremitas, sadar, kooperatif, telah mendapatkan analgesik sesuai prosedur rumah sakit, namun tetap mengalami nyeri ≥4 pada Numeric Rating Scale (NRS), serta bersedia menandatangani informed consent. Pasien dengan penurunan nyeri < 0,05), menandakan terdapat perbedaan signifikan antara skor nyeri sebelum dan sesudah intervensi. Tidak ada responden yang mengalami peningkatan nyeri maupun skor tetap (ties). Kesimpulan: Terapi genggam jari terbukti efektif menurunkan nyeri pada pasien fraktur di Instalasi Gawat Darurat RS Bhayangkara Pontianak. Saran: Intervensi ini dapat dijadikan alternatif non-farmakologi yang sederhana, cepat, aman, dan mudah diterapkan oleh perawat dalam praktik manajemen nyeri akut. Kata Kunci : fraktur, nyeri, terapi genggaman jari, pra-eksperimental, IGD
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | A General Works > AI Indexes (General) |
| Depositing User: | Administrator Stikes Yarsi |
| Date Deposited: | 30 Jan 2026 12:04 |
| Last Modified: | 30 Jan 2026 12:04 |
| URI: | https://eprints.stikesyarsi-pontianak.ac.id/id/eprint/327 |
