Siswanto, Edo (2025) HUBUNGAN KARAKTERISTIK PENGAWAS MENELAN OBAT (PMO) TERHADAP KEPATUHAN MINUM OBAT PASIEN TB PARU DI PUSKESMAS SEBAWI. (Skripsi) Thesis, Stikes Yarsi Pontianak.
2.pdf - Published Version
Download (350kB)
BAB I.pdf - Published Version
Download (404kB)
BAB II.pdf - Published Version
Download (345kB)
BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (216kB)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (361kB)
BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (361kB)
BAB VI.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (271kB)
DAPUS.pdf - Published Version
Download (250kB)
LEMBAR KONSUL.pdf - Published Version
Download (258kB)
LAMPIRAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (947kB)
1.Skripsi -Edo siswanto(RPL) sudah ACC semua penguji.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Latar Belakang: Penyakit tuberkulosis (TBC) adalah penyakit kronis menular yang masih tetap merupakan masalah kesehatan masyarakat di dunia termasuk Indonesia. WHO merekomendasikan strategi pengobatan DOTS, yaitu penderita minum obat dengan diawasi pengawas menelan obat. Faktor utama yang dapat mempengaruhi keberhasilan pengobatan salah satunya adalah peran pengawas menelan obat (PMO) dalam membantu pasien TB paru berjuang melawan kuman TB. PMO bertugas mengawasi dan memastikan pasien patuh dalam menjalani pengobatan. Pelaksanaan tugas PMO dapat dipengaruhi oleh karakteristik PMO. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan karakteristik PMO terhadap kepatuhan minum obat TB paru di Puskesmas Sebawi. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan jumlah populasi kasus berjumlah 34 orang. Sampel pada penelitian ini berjumlah 34 orang dan teknik pengambilan sampel adalah total sampling. Analisis data menggunakan uji Chi Square (α=0,05). Hasil: Hasil analisis uji chi square berbeda setiap karakteristik PMO. Karakteristik jenis kelamin dengan p value=0,393, usia dengan p-value=0,447, Pendidikan p-value=0,000, Pekerjaan dengan p-value=0,000, Tempat Tinggal dengan p-value= 0,030, dan Hubungan Keluarga dengan p-value=0,030. Hasil uji tersebut menunjukkan adanya hubungan pada 4 karakteristik yaitu pendidikan, pekerjaan, hubungan keluarga dan tempat tinggal PMO terhadap kepatuhan minum obat pasien TB paru, sedangkan pada 2 karakteristik jenis kelamin dan usia tidak ada hubungan terhadap kepatuhan minum obat pasien TB paru. Rekomendasi: Diharapkan kepada responden dan keluarga dapat memahami Peran keluarga sebagai pengawas menelan obat (PMO) supaya lebih peduli terhadap penderita TB sehingga kepatuhan minum obat lebih terkontrol. Kata Kunci: Karakteristik PMO, TB Paru, Kepatuhan minum obat
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | A General Works > AI Indexes (General) |
| Depositing User: | Administrator Stikes Yarsi |
| Date Deposited: | 30 Jan 2026 11:38 |
| Last Modified: | 30 Jan 2026 11:38 |
| URI: | https://eprints.stikesyarsi-pontianak.ac.id/id/eprint/322 |
