Septia Nurliza, Etri (2024) HUBUNGAN TINGKAT PENDAPATAN DAN POLA ASUH KELUARGA DENGAN KEJADIAN STUNTING DI DESA AMPADI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MERANTI. (Skripsi) Thesis, Stikes Yarsi Pontianak.
COVER LENGKAP.pdf - Published Version
Download (300kB)
BAB I.pdf - Published Version
Download (260kB)
BAB II.pdf - Published Version
Download (374kB)
BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (239kB)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (304kB)
BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (285kB)
BAB VI.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (234kB)
DAFPUS.pdf - Published Version
Download (205kB)
LAMPIRAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (568kB)
LEMBAR KONSUL.pdf - Published Version
Download (165kB)
SKRIPSI ETRI SEPTIA NURLIZA.( REVISI).pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (860kB)
Abstract
Latar Belakang: Stunting sebagai permasalahan yang menggambarkan indikator kekurangan gizi kronis yang disebabkan oleh ketidakcukupan asupan makanan dalam waktu yang lama, kualitas pangan yang buruk, meningkatnya morbiditas serta terjadinya peningkatan tinggi badan yang tidak sesuai dengan umurnya. Terdapat beberapa faktor yang perlu dianalisis kembali keterkaitannya dengan stunting berupa tingkat pendapatan dan pola asuh keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Tingkat Pendapatan dan Pola Asuh Keluarga dengan Kejadian Stunting di Desa Ampadi Wilayah kerja Puskesmas Meranti. Metode : Penelitian ini menggunakan desain case control. Jumlah sampel sebesar 60 orang tua balita yang dibagi menjadi 2 kelompok. Tehnik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Uji statistik yang digunakan berupa uji chi square. Hasil : Hasil penelitian didapatkan pada kelompok stunting dominan memiliki pola asuh keluarga kurang dan pendapatan keluarga dibawah UMD. Untuk kelompok tidak stunting dominan memiliki pola asuh cukup dengan pendapatan keluarga lebih dari UMD. Hasil bivariat menunjukkan nilai p=0,000 menjelaskan ada hubungan yang bermakna antara tingkat pendapatan dan pola asuh keluarga dengan kejadian stunting di Desa Ampadi Wilayah kerja Puskesmas Meranti Kesimpulan dan Saran : Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara tingkat pendapatan dan pola asuh keluarga dengan kejadian stunting di Desa Ampadi Wilayah kerja Puskesmas Meranti. Perlunya kerjasama lintas sektoral untuk mengatasi masalah tingkat pendapatan dan pola asuh keluarga yang mempengaruhi kejadian stunting. Kata Kunci : Tingkat Pendapatan, Pola Asuh Keluarga, Stunting
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | A General Works > AI Indexes (General) |
| Depositing User: | Administrator Stikes Yarsi |
| Date Deposited: | 28 Jan 2026 23:25 |
| Last Modified: | 28 Jan 2026 23:25 |
| URI: | https://eprints.stikesyarsi-pontianak.ac.id/id/eprint/265 |
