Nikolaus, Popilianus (2024) HUBUNGAN AKTIFITAS FISIK DENGAN TINGKAT DISPEPSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MANDOR TAHUN 2024. (Skripsi) Thesis, Stikes Yarsi Pontianak.
3. COVER, PENGESAHAN, PERSETUJUAN DLL.pdf - Published Version
Download (387kB)
5. BAB I.pdf - Published Version
Download (247kB)
6. BAB II.pdf - Published Version
Download (304kB)
7. BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (213kB)
8. BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (299kB)
9. BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (258kB)
10. BAB VI.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (152kB)
11. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Download (182kB)
12. LEMBAR KONSULTASI.pdf - Published Version
Download (191kB)
14. SKRIPSI LENGKAP.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
13. LAMPIRAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (746kB)
Abstract
Latar Belakang: Dispepsia sering disertai dengan rasa nyeri atau rasa tidak nyaman dibagian perut. Walaupun tidak fatal, kumpulan gejala dispepsia ini dapat menurunkan kualitas hidup. dispepsia disebabkan oleh faktor diet dan lingkungan. Kurang olahraga menjadi suatu kondisi seseorang kurang dalam melakukan aktifitas fisik. Aktifitas tertentu dapat menurunkan aliran darah ke area gastrointestinal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan hubungan aktifitas fisik dengan tingkat dispepsia di wilayah kerja Puskesmas Mandor. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan rancangan analitik korelasi pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini yakni jumlah pasien dispepsia berdasarkan pasien rawat inap di Puskesmas Mandor selama Januari-Desember 2023 yakni 196 kasus dengan sampel yang digunakan sebanyak 66 responden. Pengukuran aktivitas fisik menggunakan kuesioner International Physical Activity Questionnaires (IPAQ) dan tingkat dyspepsia dinilai menggunakan Kuesioner Nepean Dyspepsia Index (NDI). Hasil: Berdasarkan hasil analisis statistik menggunakan uji Gamma menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan aktifitas fisik dengan tingkat dyspepsia pasien dispepsia di Wilayah Kerja Puskesmas Mandor dengan nilai p value sebesar 0,000. Serta nilai koefisien korelasi sebesar 0,857 yang artinya terdapat hubungan dengan keeratan hubungan kategori sangat kuat. Sehinggga dapat disimpulkan semakin berat aktifitas fisik yang dilakukan semakin berat tingkat dispepsia pasien tersebut. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan aktifitas fisik dengan tingkat dyspepsia pasien dispepsia di Wilayah Kerja Puskesmas Mandor Kata Kunci: Dispepsia, Aktifitas Fisik
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | A General Works > AI Indexes (General) |
| Depositing User: | Administrator Stikes Yarsi |
| Date Deposited: | 28 Jan 2026 15:59 |
| Last Modified: | 28 Jan 2026 15:59 |
| URI: | https://eprints.stikesyarsi-pontianak.ac.id/id/eprint/253 |
