Wulandari, Nana (2024) FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PARIT TIMUR KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG KABUPATEN KUBU RAYA. (Skripsi) Thesis, Stikes Yarsi Pontianak.
COVER, PERSETUJUAN, PENGESAHAN, KATA PENGANTAR, ABSTRAK, DAFTAR ISI, DAFTAR SKEMA, DAFTAR TABLE, DAFTAR LAMPIRAN.pdf - Published Version
Download (364kB)
BAB 1.pdf - Published Version
Download (238kB)
BAB 2.pdf - Published Version
Download (346kB)
BAB 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (223kB)
BAB 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (276kB)
BAB 5.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (340kB)
BAB 6.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (163kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Download (188kB)
LAMPIRAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
LEMBAR KONSULTASI.pdf - Published Version
Download (174kB)
FILE LENGKAP TUGAS AKHIR.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Kabupaten kubu raya merupakan kabupaten yang mengalami kasus DBD tertinggi di provinsi kalimantan barat yakni 1153 kasus demam berdarah dengan 6 kematian pada tahun 2023. Fenomena peningkatan kasus demam berdarah yang signifikan terjadi dari minggu ke-28 hingga minggu ke-45 tahun 2023 menjadi 41 kasus dengan kasus kematian tertinggi di puskesmas parit timur kecamatan sungai ambawang yaitu 2 kasus di bulan agustus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis hubungan faktor - faktor yang mempengaruhi kejadian demam berdarah dengue (DBD) terhadap peningkatan kejadian DBD di wilayah kerja Puskesmas Parit Timur Kecamatan Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya. Metode penelitian yaitu analitik dengan pendekatan cross sectional melalui metode wawancara terstruktur dengan menggunakan kuesioner. Jumlah sampel sebanyak 59 responden dengan teknik total sampling. Analisis data menggunakan uji Spearman Rank Test. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan variabel memiliki hubungan secara bermakna dan arah korelasi positif dengan kekuatan korelasi kuat yaitu kebiasaan menggantung pakaian dengan kejadian DBD (p=0,000; r =0,746), kebiasaan buruk penggunakan obat anti nyamuk dengan kejadian DBD (p=0,000; r =0,671), dan keberadaan jentik pada kontainer dengan kejadian DBD (p=0,000; r =0,770). Oleh karena itu diharapkan kepada masyarakat selalu menggunakan obat anti nyamuk saat beraktivitas di dalam dan diluar rumah terutama pada pagi dan sore hari, menguras tempat penampungan air bersih seminggu sekali secara rutin dan berkala, mengaktifkan kembali gerakan bersama (jumat bersih/minggu bersih), membersihkan dan menyingkirkan tempat penampungan air di sekitar rumah, melakukan pengendalian metode biologi (ikan cupang dan tanaman anti nyamuk) dan metode kimia (abate). Untuk puskesmas diharapkan melakukan sosialisasi dan penyuluhan tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian DBD dan melakukan rencana usulan kegiatan program DBD tingkat puskesmas. Kata kunci : Demam Berdarah Dengue, faktor-faktor yang mempengaruhi DBD kejadian DBD, kebiasaan menggantung pakaian, kebiasaan penggunaan anti nyamuk, keberadaan jentik pada container.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | A General Works > AI Indexes (General) |
| Depositing User: | Administrator Stikes Yarsi |
| Date Deposited: | 28 Jan 2026 15:53 |
| Last Modified: | 28 Jan 2026 15:53 |
| URI: | https://eprints.stikesyarsi-pontianak.ac.id/id/eprint/252 |
