Rubinah, Rubinah (2024) HUBUNGAN BUDAYA PENGOBATAN TRADISIONAL MASYARAKAT DENGAN KEPATUHAN KONTROL GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS DI PUSKESMAS SEMATA. (Skripsi) Thesis, Stikes Yarsi Pontianak.
COVER PERSETUJUAN, PENGESAHAN, KATA PENGANTAR, ABSTRAK, DAFTAR ISI, DAFTAR SKEMA, DAFTAR TABLE, DAFTAR LAMPIRAN.pdf - Published Version
Download (251kB)
BAB I.pdf - Published Version
Download (214kB)
BAB II.pdf - Published Version
Download (314kB)
BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (149kB)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (287kB)
BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (222kB)
BAB VI.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (85kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Download (184kB)
LAMPIRAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (798kB)
LEMBAR KONSULTASI.pdf - Published Version
Download (98kB)
FILE LENGKAP TUGAS AKHIR.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Latar Belakang: Pasien dengan diabetes tipe-2 memiliki kepatuhan yang buruk terhadap pengobatan dan kontrol gula darah. Hal ini dapat mengakibatkan berbagai komplikasi pada sistem tubuh sebagai akibat ketidakpatuhan dalam melakukan kontrol gula darah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi budaya pengobatan tradisional masyarakat dengan kepatuhan melakukan kontrol gula darah pada penderita diabetes mellitus di Puskemas Semata. Metode: Penelitian ini menggunakan desain crossectional. Sebanyak 74 responden DM terdiagnosis dokter terlibat dalam penelitian yang dipilih secara aksidental. Kuesioner yang digunakan pada penelitian ini meliputi kuesioner Budaya Masyarakat dan lembar observasi tingkat kepatuhan dengan melihat data kunjungan terakhir responden dalam 1 (satu) bulan terkahir. Analisis data pada penelitian ini menggunakan uji chi squere. Hasil penelitian: Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara budaya masyarakat terhadap kepatuhan kontrol kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus di Puskemas Semata dengan nilai p= 0,030 (< 0,05) Kesimpulan: Budaya Masyarakat menjadi salah satu faktor yang menyebabkan penderita DM tidak patuh untuk melakukan kontrol rutin kadar gula darah. Banyak Masyarakat yang percaya bahwa pengobatan tradisional dapat menyembukan penyakit yang dialami. Perlu pendekatan strategis kepada pemangku adat dalam merencanakan program pengendalian penyakit tidak menular. Kata Kunci: Budaya Masyarakat, Kepatuhan, Kontrol Rutin, DM
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | A General Works > AI Indexes (General) |
| Depositing User: | Administrator Stikes Yarsi |
| Date Deposited: | 28 Jan 2026 10:30 |
| Last Modified: | 28 Jan 2026 10:30 |
| URI: | https://eprints.stikesyarsi-pontianak.ac.id/id/eprint/249 |
