Saputro, Indra (2024) FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PASIEN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LINGGA KABUPATEN KUBU RAYA. (Skripsi) Thesis, Stikes Yarsi Pontianak.
COVER LENGKAP.pdf - Published Version
Download (322kB)
BAB I.pdf - Published Version
Download (269kB)
BAB II.pdf - Published Version
Download (327kB)
BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (229kB)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (296kB)
BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (274kB)
BAB VI.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (184kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Download (188kB)
Lampiran 1.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (814kB)
Lembar konsultasi_Pak Mimi.pdf - Published Version
Download (24kB)
SKRIPSI_INDRA_REVISI SEIDANG.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Latar Belakang: Hipertensi salah satu faktor risiko utama kematian yang tinggi di seluruh dunia. Hipertensi yang dibiarkan terus menerus tanpa pengobatan mengakibatkan 90% angka kematian Proses pengobatan hipertensi umumnya berlangsung seumur hidup. Maka diperlukan suatu terapi jangka panjang bagi penderita hipertensi. Pengobatan jangka panjang tersebut yang menyebabkan ketidakpatuhan. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan rancangan analitik korelasi pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 1.367 kasus, penentuan besar sampel menggunakan rumus Slovin, maka besar sampel 93 responden. Menggunakan teknik sampling stratified random sampling. Instrumen yang digunakan untuk mengukur lembar ceklis kuesioner Multidimesional Scale of Perceived Social Support (MSPSS). Hasil: Hasil analisis bivariat dari ke enam yakni faktor jarak tempuh (p value 0,000), kondisi jalan (p value 0,005), topografi wilayah (p value 0,001), dan dukungan sosial (p value 0,001) memiliki hubungan dalam kepatuhan minum obat pasien hipertensi. Sedangkan faktor mode transportasi dan waktu tempuh tidak ada hubungan dengan kepatuhan minum obat dengan nilai p value 0,148 dan 0,206. Hasil analisis multivariat faktor yang paling dominan memengaruhi kepatuhan minum obat pasien hipertensi yaitu dukungan sosial dengan nilai koefisiensi yang tertinggi yaitu sebesar -1,214 (Confidence Interval 95%; 0,112-0,789) dan nilai kekuatan korelasi Beta 0,297, maka disimpulkan adanya korelasi positif bahwa setiap peningkatan 1 skor dukungan sosial meningkatkan sebesar 0,297 kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi. Maka dapat disimpulkan bahwa semakin baik dukungan sosial maka semakin baik pula kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi. Selain itu, kondisi jalan dan topografi yang baik juga dapat meningkatkan kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi. Kesimpulan: Faktor yang mempengaruhi kepatuhan minum obat pasien hipertensi di wilayah kerja puskesmas Lingga yakni faktor jarak tempuh, kondisi jalan, topografi wilayah, dan dukungan sosial, dengan faktor yang paling dominan memengaruhi kepatuhan minum obat pasien hipertensi yaitu dukungan sosial. Kata Kunci: Hipertensi, Kepatuhan, Minum Obat, Dukungan Sosial
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | A General Works > AI Indexes (General) |
| Depositing User: | Administrator Stikes Yarsi |
| Date Deposited: | 28 Jan 2026 06:25 |
| Last Modified: | 28 Jan 2026 06:25 |
| URI: | https://eprints.stikesyarsi-pontianak.ac.id/id/eprint/229 |
