Ramadani, Ramadani (2023) GAMBARAN RISIKO BUNUH DIRI PADA REMAJA DI LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK KELAS II SUNGAI RAYA. (Skripsi) Thesis, Stikes Yarsi Pontianak.
COVER DALAM_821191008.pdf - Published Version
Download (2MB)
BAB I_821191008.pdf - Published Version
Download (1MB)
BAB II_821191008.pdf - Published Version
Download (3MB)
BAB III_821191008.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (502kB)
BAB IV_821191008.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
BAB V_821191008.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
BAB VI_821191008.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (453kB)
DAFTAR PUSTAKA_821191008.pdf - Published Version
Download (2MB)
LAMPIRAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
LEMBAR KONSUL.pdf - Published Version
Download (133kB)
SKRIPSI LENGKAP.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Pendahuluan: Bunuh diri merupakan salah satu fenomena penyebab kematian yang sering terjadi dan mengancam semua kalangan. Salah satu kelompok yang rentan melakukan tindakan yang membahayakan dirinya adalah kelompok remaja yang berda di lembaga pembinaan, dikarenakan tinggkat stres remaja yang berada di lembaga pembinaan cenderung lebih tinggi sehingga lebih berisiko untuk melakukan tindakan bunuh diri. Bunuh diri merupakan suatu permasalah yang kompleks, keputusan remaja melakukan bunuh diri dipengaruhi oleh berbagai macam faktor. Tujuan penelitian : Adalah untuk mengetahui gambaran risiko bunuh diri pada remaja di lembaga pembinaan khusus anak kelas II Sungai Raya. Metode penelitian : Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, menggunakan desain Deskriptif dengan pendekatan Cross Sectional, teknik sampling yang digunakan convenience sampling yang berjumlah sampel 48 responden. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner Suicide Behavior Qustionnaire Revised (SBQ-R). Hasil : Penelitian didapatkan remaja yang memiliki risiko bunuh diri rendah 75.0%, risiko bunuh diri sedang 16.7%, dan yang memiliki risiko bunuh diri tinggi 8.3%. Kesimpulan : Dari hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa remaja di lembaga pembinaan khusus anak kelas II Sungai Raya meniliki pemikiran yang berisiko untuk melakukan tindakan bunuh diri. Kata kunci : Risiko bunuh diri, Remaja, Lapas.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | A General Works > AI Indexes (General) |
| Depositing User: | Administrator Stikes Yarsi |
| Date Deposited: | 28 Jan 2026 04:58 |
| Last Modified: | 28 Jan 2026 04:58 |
| URI: | https://eprints.stikesyarsi-pontianak.ac.id/id/eprint/215 |
