Andriani, Dessy (2023) FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN EARLY PSYCHOSIS PADA REMAJA AWAL DI SMP NEGERI KOTA PONTIANAK. (Skripsi) Thesis, Stikes Yarsi Pontianak.
COEVR DALAM, PERSETUJUAN, PENGESAHAN, DLL.pdf - Published Version
Download (2MB)
BAB I_821213001.pdf - Published Version
Download (2MB)
BAB II_821213001.pdf - Published Version
Download (7MB)
BAB III_821213001.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (777kB)
BAB IV_821213001.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
BAB V_821213001.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (5MB)
BAB VI_821213001.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (442kB)
DAFTAR PUSTAKA_821213001.pdf - Published Version
Download (2MB)
LAMPIRAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Lembar Konsultasi.pdf - Published Version
Download (1MB)
SKRIPSI LENGKAP.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Pendahuluan: Psikosis merupakan masalah kesehatan jiwa yang jumlah penderitanya terus mengalami peningkatan. Riset Kesehatan Dasar Indonesia (Riskesdas) melaporkan prevalensi psikosis pada remaja usia 15 tahun keatas meningkat dari 2,5% (2013) menjadi 10,88% (2018). Remaja akan dihadapkan dengan berbagai macam perubahan, meliputi perubahan biologis, fisik, kognitif, sosial serta emosional, juga berbagai tugas perkembangan. Perubahan ini mengakibatkan remaja rentan terhadap masalah kesehatan mental. Diperlukan penelitian terkait faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian early phsychosis pada remaja awal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian early psychosis pada remaja awal di SMP Negeri Kota Pontianak. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh siswa di 6 SMP Negeri yang ada di Kota Pontianak, yaitu 1.138 orang siswa dan sampel sebanyak 140 orang dengan teknik probability sampling. Pengambilan data menggunakan lembar kuesioner. Analisis data menggunakan uji korelasi statistik non parametrik Spearman Rank. Hasil: Distribusi frekuensi jenis kelamin laki-laki sebanyak 65 orang (46,4%) dan perempuan 75 orang (53,6%). Distribusi usia 13-14 tahun sebanyak 109 orang (77,9%) dan usia 15-16 tahun sebanyak 31 orang (22,1%). Mekanisme koping dalam kategori adaptif sebesar 133 orang (95%). Responden yang mengalami prodromal early psychosis dalam kategori tidak prodromal 20 orang (14,3%), prodromal ringan 49 orang (35%), prodromal sedang 51 orang (36,4%) dan prodromal berat 20 orang (14,3%). Responden yang mengalami resiliensi pada kategori tinggi sebanyak 131 orang (93,6%) dan rendah sebanyak 9 orang (6,4%). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara mekanisme koping dengan prodromal early psychosis dengan nilai p value = 0,021. Tidak terdapat hubungan resiliensi dengan prodromal early psychosis dengan p value = 0,399. Tidak terdapat hubungan resiliensi dengan mekanisme koping dengan p value = 0,429. Kata kunci: prodromal early psychosis, remaja, resiliensi, mekanisme koping
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | A General Works > AI Indexes (General) |
| Depositing User: | Administrator Stikes Yarsi |
| Date Deposited: | 27 Jan 2026 06:58 |
| Last Modified: | 27 Jan 2026 06:58 |
| URI: | https://eprints.stikesyarsi-pontianak.ac.id/id/eprint/190 |
