Nurunnashihah, Nurunnashihah (2025) ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY. S YANG MENGALAMI GANGGUAN SISTEM ENDOKRIN: DIABETES MELITUS TIPE 2 DENGAN MASALAH KEPERAWATAN KETIDAKSTABILAN KADAR GLUKOSA DARAH DI RSUD.DR. SOEDARSO PONTIANAK. (KTI) Thesis, Stikes Yarsi Pontianak.
COVER LENGKAP.pdf - Published Version
Download (3MB)
BAB I.pdf - Published Version
Download (106kB)
BAB II.pdf - Published Version
Download (536kB)
BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (150kB)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (877kB)
BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (86kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Download (128kB)
LAMPIRAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
LEMBAR KONSULTASI-1.pdf - Published Version
Download (481kB)
Nurunnashihah_841221019_KTI.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
Abstract
Latar Belakang: Diabetes Melitus tipe 2 adalah gangguan metabolik yang ditandai dengan tingginya kadar gula dalam darah (Hiperglikemia) dengan ganguan metabolisme, karbohidrat, lemak, dan protein yang disebabkan oleh kerusakan dalam produk insulin dan kerja insulin yang tidak optimal. Suatu kumpulan gejala yang timbul karena adanya peningkatan kadar glukosa darah akibat penurunan sekresi insilun yang progresif yang di latar belakangi oleh restensi insulin. Apabila berkembang secara klinis, maka diabetes ditandai dengan hiperglikemia, arterosherotik, mikroangiopati, neoropati. Untuk mengurangi kadar glukosa darah bisa dilakukan terapi nonfarmakologis yaitu senam kaki diabetik. Tujuan Penelitian: Melaksanakan Asuhan Keperawatan Pada Ny. S Yang Mengalami Gangguan Sistem Endokrin: Diabetes Melitus Tipe 2 Dengan Masalah Keperawatan Ketidakstabilan Kadar Glukosa Darah Di Rsud.Dr. Soedarso Pontianak. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif melalui pendekatan studi kasus dengan metode pendekatan proses asuhan keperawatan meliputi pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi dan evaluasi dengan melakukan asuhan kepada pasien selama 3 hari di Rsud.Dr. Soedarso Pontianak di ruangan murai. Hasil: setelah dilakukan penerapan senam kaki, terjadi penurunan kadar glukosa darah pada pasien kurang lebih sebanyak 20-39 mg/dl. Pembahasan: Senam kaki diabetik efektif untuk memperlancar aliran darah dikaki pada pasien Ny. S dengan masalah ketidakstabilan kadar glukosa darah dan senam kaki dapat diterapkan sebagai terapi nonfarmakologi bagi penderita diabetes melitus untuk mengontrol kadar glukosa darah. Kata Kunci: Diabetes Melitus tipe 2, senam kaki, Ketidakstabilan Kadar Glukosa Darah
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | A General Works > AI Indexes (General) R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RT Nursing |
| Depositing User: | Administrator Stikes Yarsi |
| Date Deposited: | 26 Jan 2026 02:39 |
| Last Modified: | 26 Jan 2026 02:39 |
| URI: | https://eprints.stikesyarsi-pontianak.ac.id/id/eprint/157 |
