ASUHAN KEPERAWATAN PADA AN. T YANG MENGALAMI DIARE DENGAN MASALAH KEPERAWATAN HIPOVOLEMIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUNGAI DURIAN KUBU RAYA

Hilmatussa’adah, Hilmatussa’adah (2025) ASUHAN KEPERAWATAN PADA AN. T YANG MENGALAMI DIARE DENGAN MASALAH KEPERAWATAN HIPOVOLEMIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUNGAI DURIAN KUBU RAYA. (KTI) Thesis, Stikes Yarsi Pontianak.

[thumbnail of COVER LENGKAP.pdf] Text
COVER LENGKAP.pdf - Published Version

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I KTI.pdf] Text
BAB I KTI.pdf - Published Version

Download (125kB)
[thumbnail of BAB II KTI.pdf] Text
BAB II KTI.pdf - Published Version

Download (488kB)
[thumbnail of BAB III KTI.pdf] Text
BAB III KTI.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (152kB)
[thumbnail of BAB IV KTI.pdf] Text
BAB IV KTI.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (771kB)
[thumbnail of BAB V KTI.pdf] Text
BAB V KTI.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (94kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (155kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[thumbnail of LEMBAR KONSULTASI_Hilmatussa'adah.pdf] Text
LEMBAR KONSULTASI_Hilmatussa'adah.pdf - Published Version

Download (410kB)
[thumbnail of Hilmatussaadah KTI.pdf] Text
Hilmatussaadah KTI.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Latar Belakang: Diare adalah suatu keadaan pengeluaran tinja yang tidak normal atau tidak seperti biasanya. Perubahan yang terjadi berupa perubahan peningkatan volume, keenceran, dan frekuensi. Penyakit diare merupakan penyebab utama kematian kedua pada anak di bawah lima tahun dan mengakibatkan kematian sekitar 525.000 anak setiap tahunnya. Diare dapat berlangsung beberapa hari dan dapat mengakibatkan dehidrasi air dan garam yang diperlukan untuk bertahan hidup (Tuang, 2021), Hasil survei di Kalimantan barat anak dan balita yang mengalami diare mencapai 3,3% atau 1892 jiwa (Kemenkes, 2023). Prevalensi diare diKubu Raya mencapai sekitar 3.235 jiwa (Riskesdas Kalbar, 2018). Data di wilayah kerja puskesmas sungai durian pencapaian diare sebanyak 1825 pada semua kasus. Berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh Peneliti dipuskesma sungai durian bahwa penderita diare pada anak banyak disebabkan oleh kebiasaan makanan yang tidak hygienis sehingga anak terkena penyakit diare. Tujuan Penelitian: Melaksanakan Asuhan Keperawatan Pada An. T Yang Mengalami Diare Dengan Masalah Keperawatan Hipovolemia Di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Durian Kubu Raya. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif melalui studi kasus dengan proses asuhan keperawatan meliputi pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi, dan evaluasi, dengan melakukan kunjungan puskesmas selama 3 kali. Hasil: penerapan intervensi keperawatan pada An. T yang selama 3 kali kunjungan untuk mengatasi masalah diare, hipovolemia, hipertermia, defisit nutrisi, defisit pengetahuan. Pembahasan: Oralit untuk menggati cairan aktif mengatasi dehidrasi dan terjadinya hipovolemia pada An. T dengan masalah hipovolemia dan oralit dapat diterapkan sebagai terapi nonfarmakologis bagi penderita hipovolemia untuk menggati cairan aktif yang hilang. Kata Kunci: diare, anak, oralit, hypovolemia

Item Type: Article
Subjects: A General Works > AI Indexes (General)
R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RT Nursing
Depositing User: Administrator Stikes Yarsi
Date Deposited: 26 Jan 2026 02:24
Last Modified: 26 Jan 2026 02:24
URI: https://eprints.stikesyarsi-pontianak.ac.id/id/eprint/153

Actions (login required)

View Item
View Item