Sari, Evi (2025) ASUHAN KEPERAWATAN PADA TN. S YANG MENGALAMI HIPERTENSI DENGAN NYERI AKUT DI UPT PANTI SOSIAL REHABILITASI LANJUT USIA DISABILITAS MULIA DHARMA KUBU RAYA. (KTI) Thesis, Stikes Yarsi Pontianak.
Cover II.pdf - Published Version
Download (363kB)
BAB 1.pdf - Published Version
Download (156kB)
BAB 2.pdf - Published Version
Download (906kB)
BAB 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (157kB)
BAB 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
BAB 5.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (85kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Download (129kB)
LAMPIRAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
LEMBAR KONSULTASI_Evi Sari.pdf - Published Version
Download (299kB)
FILE LENGKAP TUGAS AKHIR..pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
Abstract
Latar Belakang:.Hipertensi merupakan salah satu penyakit kronis yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat diseluruh dunia. Riskesdas 2018 melaporkan prevalensi hipertensi pada kelompok usia ≥65 tahun mencapai 63,8%, sedangkan data Kemenkes RI (2021) menunjukkan prevalensi pada penduduk usia ≥18 tahun sebesar 34,1% dengan estimasi kasus lebih dari 63 juta orang. Kondisi ini tidak hanya meningkatkan risiko komplikasi, tetapi juga sering menimbulkan keluhan nyeri kepala yang mengganggu aktivitas sehari-hari Tujuan: Melaksanakan asuhan keperawatan yang difokuskan untuk mengurangi tingkat nyeri pada pada pasien yang mengalami hipertensi dengan nyeri akut di UPT Panti Sosial Rehabilitasi Lanjut Usia Dan Rehabilitasi Penyandang Disabilitasi Mulia Dharma Kubu Raya. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada pasien yang mengalami hipertensi dengan nyeri akut, kooperatif, dan tinggal di UPT Panti Sosial Rehabilitasi Lanjut Usia dan Rehabilitasi Penyandang Disabilitas Mulia Dharma Kubu Raya. Hasil: Masalah yang ditemukan pada pasien ialah perfusi perifer tidak efektif berhubungan dengan peningkatan tekanan darah, nyeri akut berhubungan dengan agen pencedera fisiologi, gangguan pola tidur berhubungan dengan kurang kontrol tidur, dan risiko jatuh berhubungan dengan usia ≥65 tahun. Kesimpulan: Secara umum, tidak ada perbedaan tindakan keperawatan dalam manajemen nyeri pada pasien dewasa maupun lansia. dan menurut SIKI, dapat dilakukan berbagai tindakan nonfarmakologis yang aman serta efektif, seperti terapi musik, teknik imajinasi terbimbing, aromaterapi.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | A General Works > AI Indexes (General) R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RT Nursing |
| Depositing User: | Administrator Stikes Yarsi |
| Date Deposited: | 26 Jan 2026 02:05 |
| Last Modified: | 26 Jan 2026 02:05 |
| URI: | https://eprints.stikesyarsi-pontianak.ac.id/id/eprint/151 |
