Maulinda, Audry (2025) ASUHAN KEPERAWATAN GERONTIK PADA TN. A YANG MENGALAMI STROKE DENGAN MASALAH UTAMA GANGGUAN MOBILITAS FISIK DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KAMPUNG DALAM. (KTI) Thesis, Stikes Yarsi Pontianak.
cover,Abstrak.pdf - Published Version
Download (560kB)
BAB 1.pdf - Published Version
Download (245kB)
BAB 2.pdf - Published Version
Download (1MB)
BAB 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (239kB)
BAB 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
BAB 5.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (125kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Download (223kB)
LAMPIRAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (416kB)
LEMBAR KONSULTASI_Audry Maulinda.pdf - Published Version
Download (75kB)
AUDRY MAULINDA_841224007_KTI.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (5MB)
Abstract
Latar belakang: Stroke merupakan kondisi gawat darurat akibat gangguan aliran darah ke otak yang dapat menyebabkan kematian atau kecacatan serius seperti kelumpuhan, gangguan bicara, dan kebingungan. Data WHO dan Riskesdas 2023 menunjukkan prevalensi stroke di Indonesia mencapai 49,2%, dan angka kejadian di Kalimantan Barat sebesar 7,4%. Di Kota Pontianak tercatat 1.245 kasus pada tahun 2024, dengan wilayah Puskesmas Kampung Dalam sebagai wilayah dengan angka tertinggi. Penderita stroke sering mengalami gangguan mobilitas fisik yang berdampak pada penurunan kemampuan menjalani aktivitas sehari-hari. Studi awal menunjukkan bahwa intervensi seperti latihan Range of Motion (ROM) belum diberikan secara maksimal oleh tenaga kesehatan di wilayah tersebut, padahal ROM bermanfaat mencegah kekakuan sendi dan meningkatkan pergerakan tubuh. Berdasarkan kondisi tersebut, penulis melakukan asuhan keperawatan gerontik pada pasien stroke dengan masalah utama gangguan mobilitas fisik, menggunakan intervensi latihan ROM sebagai upaya meningkatkan kemandirian dan kualitas hidup pasien. Tujuan: Memberikan gambaran tentang asuhan keperawatan gerontik pada lansia penderita stroke dengan masalah utama gangguan mobilitas fisik, serta penerapan latihan ROM sebagai intervensi keperawatan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode diskriptif mulai dari studi kasus dengan proses asuhan keperawatan meliputi pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi dan evaluasi dengan melakukan kunjungan kerumah selama 4 kali. Hasil: Setelah dilakukan intervensi ROM, masalah gangguan mobilitas fisik, defisit perawatan diri, dan risiko jatuh pada klien dapat teratasi. Kesimpulan: Latihan ROM efektif dalam mengatasi gangguan mobilitas fisik pada pasien stroke dan dapat menjadi intervensi nonfarmakologis yang bermanfaat dalam praktik keperawatan gerontik. Kata Kunci: Stroke, Mobilitas Fisik, Lansia, ROM
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | A General Works > AI Indexes (General) R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RT Nursing |
| Depositing User: | Administrator Stikes Yarsi |
| Date Deposited: | 26 Jan 2026 01:50 |
| Last Modified: | 26 Jan 2026 01:50 |
| URI: | https://eprints.stikesyarsi-pontianak.ac.id/id/eprint/147 |
