Rati, Rati (2024) ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY. M POST SECTIO CAESAREA DENGAN MASALAH KEPERAWATAN GANGGUAN MOBILITAS FISIK DI RSUD DR SOEDARSO PONTIANAK. (KTI) Thesis, Stikes Yarsi Pontianak.
COVER LENGKAP.pdf - Published Version
Download (1MB)
BAB I.pdf - Published Version
Download (1MB)
BAB II.pdf - Published Version
Download (1MB)
BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
DAPUS.pdf - Published Version
Download (1MB)
LAMPIRAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
LEMBAR KONSUL.pdf - Published Version
Download (1MB)
Rati (OK).pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Pendahuluan: Persalinan adalah proses alami penting bagi seorang ibu, dengan dua metode utama, yakni persalinan pervagina dan Sectio Caesarea (SC). Operasi SC dilakukan karena indikasi medis seperti gawat janin, plasenta previa, atau komplikasi lainnya. Namun, SC memiliki risiko komplikasi pascaoperasi, seperti infeksi, nyeri, dan keterbatasan mobilitas yang dapat memengaruhi kualitas hidup ibu.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses asuhan keperawatan pada pasien post sectio caesarea dengan gangguan mobilitas fisik, meliputi: Pengetahuan dasar asuhan keperawatan post sectio caesarea, dan penerapan asuhan keperawatan pada pasien dengan gangguan mobilitas.
Metode: Studi ini menggunakan pendekatan studi kasus pada pasien post sectio caesarea di RSUD dr. Soedarso Pontianak, dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, tinjauan rekam medis dan analisis dokumentasi selama tiga hari (06-08 Agustus 2024).
Hasil: Ditemukan bahwa kurangnya pengetahuan pasien dan keluarga tentang mobilisasi dini post sectio caesarea memengaruhi proses pemulihan. Nyeri akibat luka operasi menjadi hambatan utama mobilisasi, yang berdampak pada peningkatan risiko komplikasi, seperti infeksi, trombosis, dan penurunan kualitas hidup. Edukasi perawat terbukti berperan penting dalam meningkatkan kesadaran pasien dan keluarga mengenai manfaat mobilisasi dini.
Kesimpulan: Asuhan keperawatan yang fokus pada edukasi dan dukungan mobilisasi dini pada pasien post sectio caesarea mampu mengurangi komplikasi dan mempercepat pemulihan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi untuk pengembangan ilmu keperawatan dan praktik pelayanan kesehatan.
Kata Kunci: Sectio Caesarea, mobilisasi dini, nyeri pascaoperasi, asuhan keperawatan, komplikasi post-SC.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | A General Works > AI Indexes (General) R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RT Nursing |
| Depositing User: | Administrator Stikes Yarsi |
| Date Deposited: | 25 Jan 2026 15:52 |
| Last Modified: | 26 Jan 2026 09:01 |
| URI: | https://eprints.stikesyarsi-pontianak.ac.id/id/eprint/143 |
