Anggela, Rifani (2023) ASUHAN KEPERAWATAN PADA Ny. Y YANG MENGALAMI DIABETES MELITUS DENGAN MASALAH UTAMA ANSIETAS DI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS SIANTAN TENGAH KOTA PONTIANAK. (KTI) Thesis, Stikes Yarsi Pontianak.
COVER DALAM, LEMBAR PERSETUJUAN, LEMBAR PENGESAHAN, DLL-841204020.pdf - Published Version
Download (379kB)
BAB I-841204020.pdf - Published Version
Download (528kB)
BAB II-841204020.pdf - Published Version
Download (1MB)
BAB III-841204020.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (307kB)
BAB IV-841204020.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
BAB V-841204020.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (585kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Download (353kB)
LAMPIRAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Lembar Konsultasi_Rifani.pdf - Published Version
Download (1MB)
Rifani Anggela KTI. Revisi 2. (1).pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Latar Belakang: Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit tidak menular yang bersifat akut dan kronis sehingga dapat menimbulkan komplikasi yang dapat merusak organ di dalam tubuh bahkan bisa menyebabkan kematian (Kemenkes, 2019). World Health Organization (WHO) tahun 2023 memaparkan penderita diabetes melitus di tahun 2019 yang menyebabkan kematian sebanyak 2 juta dan 48% dari seluruh kematian akibat diabetes terjadi sebelum usia 70 tahun (WHO, 2023). Indonesia saat ini menempati urutan ke-7 di antara 10 negara dengan jumlah penderita diabetes melitus tertinggi yaitu sebesar 10,7 juta (Kemenkes, 2020). Dinas Kesehatan Kota Pontianak memaparkan bahwa estimasi penderita diabetes melitus pada tahun 2022 berjumlah 13.620 orang. Kecamatan Pontianak Utara merupakan salah satu wilayah dengan penderita diabetes melitus terbanyak pada tahun 2022 dengan jumlah mencapai 3,895 orang. Pada penderita diabetes melitus selain dampak buruk yang di timbulkan terhadap organ-organ dalam tubuh manusia, diabetes melitus ini juga dapat menimbulkan masalah psikososial pada penderitanya seperti ansietas (kecemasan) yang berlebihan.
Tujuan: Menjelaskan asuhan keperawatan pada penderita diabetes melitus yang mengalami ansietas di wilayah kerja UPT Puskesmas Siantan Tengah Pontianak.
Metode Penelitian: Pelaksanaan asuhan keperawatan menggunakan metode studi kasus dengan melakukan kunjungan rumah selama 4 hari.
Hasil: Penerapan intervensi keperawatan yang dilakukan selama 4 hari untuk mengatasi masalah ansietas teratasi, ketidakstabilan glikosa darah teratasi, dan masalah gangguan integritas kulit/jaringan teratasi.
Kesimpulan: Dalam memberikan asuhan keperawatan khususnya pada penderita diabetes melitus yang mengalami ansietas, perawat harus xiv meningkatkan kemampuan agar penderita diabetes melitus dapat mengatasi serta mengontrol ansietas yang sedang dialami, sehingga berpengaruh terhadap penurunan kadar glukosa darah dengan mengajarkan klien terapi generalis seperti teknik relaksasi tarik nafas dalam, distraksi, hipnotis lima jari, dan kegiatan spiritual.
Kata kunci: Diabetes melitus, Ansietas, Terapi generalis.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | A General Works > AI Indexes (General) R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RT Nursing |
| Depositing User: | Administrator Stikes Yarsi |
| Date Deposited: | 25 Jan 2026 08:14 |
| Last Modified: | 25 Jan 2026 08:14 |
| URI: | https://eprints.stikesyarsi-pontianak.ac.id/id/eprint/121 |
