Tasya, Yuni (2025) ASUHAN KEPERAWATAN PADA Ny. R YANG MENGALAMI DIABETES MELLITUS TIPE II DENGAN KETIDAKSTABILAN KADAR GLUKOSA DARAH DI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS PERUMNAS II PONTIANAK. (KTI) Thesis, Stikes Yarsi Pontianak.
COVER LENGKAP.pdf - Published Version
Download (4MB)
BAB I.pdf - Published Version
Download (140kB)
BAB II(1).pdf - Published Version
Download (652kB)
BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (111kB)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (599kB)
BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (79kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Download (108kB)
LAMPIRAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Lampiran lembar Konsultasi.pdf - Published Version
Download (260kB)
KTI DIABETES MELLITUS TIPE 2.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (5MB)
Abstract
Latar Belakang: Diabetes mellitus (DM) merupakan penyakit tidak menular yang ditandai dengan pankreas tidak menghasilkan insulin yang cukup atau tubuh tidak dapat menggunakan insulin secara efektif. Kondisi ini menyebabkan peningkatan kadar glukosa darah (hiperglikemia). Indonesia menempati urutan ke-7 jumlah kasus DM terbanyak di dunia dengan 10,4 juta kasus, dan merupakan satu-satunya negara di Asia Tenggara yang masuk dalam daftar tersebut. Jumlah penderita DM di Indonesia diperkirakan terus meningkat, mencapai 19,9% pada kelompok usia 66–79 tahun (Kemenkes, 2020). Masalah keperawatan yang sering muncul pada pasien DM tipe II adalah ketidakstabilan kadar glukosa darah. Intervensi yang dapat dilakukan untuk membantu menstabilkan kadar glukosa darah salah satunya adalah senam kaki diabetes. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan melaksanakan asuhan keperawatan pada klien dengan DM tipe II yang mengalami ketidakstabilan kadar glukosa darah. Metode Penelitian: Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Partisipan Adalah dua klien dengan DM tipe II yang mengalami ketidakstabilan kadar glukosa darah. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara naratif sesuai dengan proses keperawatan mulai dari pengkajian, diagnosa keperawatan, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Hasil: Terdapat perbedaan perkembangan kadar glukosa darah sebelum dan sesudah dilakukan senam kaki diabetes, yaitu adanya penurunan kadar glukosa darah pada kedua klien. Kata kunci: diabetes mellitus tipe II, ketidakstabilan, senam kaki
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | A General Works > AI Indexes (General) R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RT Nursing |
| Depositing User: | Administrator Stikes Yarsi |
| Date Deposited: | 26 Jan 2026 03:03 |
| Last Modified: | 26 Jan 2026 03:03 |
| URI: | https://eprints.stikesyarsi-pontianak.ac.id/id/eprint/164 |
